Sekilas Info

MEDIA SOSIAL

Ketika Netizen di Luar Maluku dan Prilly Merespon Postingan Arsal soal Candaan Andre dan Rina Nose

satumalukuID - Pemilik akun Facebook dengan nama Ust Arsal Tuasikal mengunggah video Andre Taulany dan Rina Nose saat memelesetkan nama Prilly Latuconsina. Dia merasa tidak terima karena menurut dia candaan dua komedian tersebut menyinggung SARA.

Meski video tersebut sudah tidak ada di laman Facebooknya, namun Arsal yang menulis di media sosialnya sebagai Wakil Ketua Baznas Maluku justru mendapat tanggapan beragam dari warganet di luar Maluku, lantaran menyebut Andre Taulany dan Rina Nose tak beradab.

Arsal bahkan mengatakan bukan hanya Latuconsina yang harus tersinggung, tapi dia menyebut semua marga yang ada Latu-nya di Maluku juga mestinya tersinggung.

Vidoe Arsal lantas menjadi viral, bahkan diunggah di Instagram Lambe Turah. Bukan hanya mendapat komentar positif, Arsal juga bahkan dikritik dan dibully netizen.

Warganet yang sepakat dengan Arsal menyebutkan, bahwa marga tidak patut untuk dijadikan bahan lelucon.

"Itu nama marga adat istiadat woy, gak semua bisa terima buat becandaan," tulis warganet dengan akun @mariotw.

"Yg merasa ini ga apa-apa dibecandain, coba kalian posisikan Marga kalian d becandain. Saya melihat videonya gak merasa ada yg lucu kok. Tapi agak ngeledek iyya," ujar warganet lainnya dengan akun @piettri8709.

Namun tidak sedikit juga yang memberi penilaian berbeda. Arsal bahkan dibully warganet dengan menyebutnya baperan, atau aksinya itu semata-mata hanya supaya bisa viral dan panjat sosial (Pansos). Malah banyak yang menyebut Arsal kurang jauh mainnya.

"Sebagai seorang ustad sangat disayangkan mengeluarkan statement yang sangat profokatif terlebih isu SARA merupakan isu yang sangat SENSITIF. Tadinya masyarakat Maluku tidak ada yang bereaksi atas candaan tsb bahkan bila saat itu ada yang nontonpun pasti saat itu ketawa karena mereka semua tau itu semua hanya candaan/hiburan, dan saya merasa mereka (Andre & Rina) tidak ada niat untuk merendahkan marga/suku tsb, tp setelah ada statement dari pak ustad barulah saudara kita yg ada di maluku bahkan masyarakat umum banyak yang bereaksi atas candaan tsb. stop menggiring opini masyarakat terlebih di bulan puasa spt ini masyarakat sudah cerdas dan tau ini acara komedi...okelah jika memang salah apakah pantas seorang ustad menghakimi bahwa mereka tidak ada adab dan jauh lebih rendah daripada hewan? Awas bt bisa jadi serangan balik lho...semoga statement itu cuma kepentingan anda dan tidak mewakili masyarakat maluku pada umumnya," komentar panjang warganet dengan nama akun @endrayantogandhi.

Sedangkan warganet lainnya dengan akun @darasyaranitpurba menyebutkan, "Apa kabar yang marga purba? (Batak) Ga jarang dibilang purbakala atau manusia purba. Selo aee. sensitif amat bosque."

"Marga batak paling banyak diplesetin tapi santai aja...tau batasannya...yg mana humor dan yg mana seriusan," tulis warganet lainnya dengan nama akun @togism.

Sementara itu Prilly melalui IG story pada akunnya @prillylatuconsina96 menuliskan, "Keluarga besar Latuconsina ku dari kampung Pelauw legowo dan menerima permintaan maaf Pak Andre Taulany dan Ka Rina Nose.”

“Kami mengerti bahwa Pak Andre dan ka Rina tidak ada niat sedikitpun untuk menghina apalagi menyinggung. Semua itu pure ketidaksengajaan dan ketidaktahuan mereka atas Marga Latu. yang melaporkan itu berasal dari kampung yang berbeda, saya tidak kenal dan menurut informasi dari kampung Kabau.”

“Saya mohon sekali dengan sangat hormat untuk semua yang juga bermarga Latu, bisa sama-sama memaafkan di bulan yang suci ini. Apalagi bangsa ini sedang menghadapi Covid 19. Allah SWT saja maha pemaaf, harusnya kita manusia sebagai tempatnya salah juga bisa saling memaafkan sesama. Terima kasih".

Penulis: m-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!