Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Beginilah Kondisi Rumah Sakit yang Menangani 90 Orang Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Maluku

satumalukuID- Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Maluku, Melky Lohy, mengungkapkan kondisi penanganan 90 orang pasien terkonfirmasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di sejumlah Rumah Sakit (RS), termasuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Karantina Mandiri di daerah ini.

Kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Selasa sore (19/5/2020), Lohy menyampaikan ketersediaan dan kapasitas dari sejumlah RS rujukan untuk penanganan pasien khusus Covid, maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Menurutnya, kondisi terkini di RSUD dr. M. Haulussy Ambon memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 43 unit. Pasien yang kini sedang dirawat berjumlah 35 orang. Terdiri dari 2 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 4 PDP dan 29 orang terkonfirmasi. Tempat tidur yang masih tersedia 8 unit.

Untuk RST dr. J. A. Latumeten Ambon, memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 16 unit. Saat ini yang digunakan 13 dan masih tersedia 3 unit tempat tidur. Di RST, 2 orang terkonfirmasi dirawat di situ.

Sedangkan di RS. Angkatan Laut Halong Ambon memiliki kapasitas 8 tempat tidur. 6 telah digunakan, dan saat ini terdapat 2 kasus covid yang dirawat di sana. Di RS tersebut masih terdapat 2 tempat tidur kosong.

Selain RS, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Maluku juga menggunakan BPSDM Maluku untuk penanganan pasien kasus virus mematikan tersebut. Di sana, terdapat 40 tempat tidur. Saat ini pasien yang sedang dirawat atau dikarantina berjumlah 34 orang. Tersisa 6 unit tempat tidur kosong.

“Kalau di LPMP Maluku terdapat sebanyak 16 pasien dan 12 orang karantina mandiri,” ungkapnya.

Untuk di RS. Bhayangkara Polda Maluku, Lohy mengaku tersedia 6 tempat tidur. 5 PDP saat ini sedang dirawat di sana. Sedangkan di Namlea, Kabupaten Buru dan Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, masing-masing terdapat 5 kasus terkonfirmasi Covid-19.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!