Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Kapolda: Lonjakan Covid-19 di Maluku Termasuk yang Sangat Tinggi di Indonesia

Foto: satumalukuID/Humas Polda Maluku Kapolda Maluku Irjen Pol. Baharudin Djafar.

satumalukuID- Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Inspektur Jenderal Polisi Baharuddin Djafar, mengaku, lonjakan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di daerah ini termasuk yang paling tinggi di Indonesia.

Dari data terakhir tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Maluku, jumlah orang yang terkonfirmasi virus mematikan itu tercatat mencapai 109 kasus. 81 hingga kini masih dirawat intensif di sejumlah rumah sakit, 21 dinyatakan sembuh dan 6 orang meninggal dunia.

Selain itu, data tim gugus tugas yang diupdate hingga pukul 12.00 WIT hari ini Senin (18/5/2020) juga tercatat sebanyak 33 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 52 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Untuk operasi Ketupat sudah sangat baik dan operasi Aman Nusa II agar yang ODP dan PDP dapat diperhatikan dengan baik, karena Maluku termasuk yang lonjakan sangat tinggi di Indonesia,” ungkap Baharuddin kepada para Kapolres/Kapolresta se-Maluku melalui video conference (vicon) di Rupatama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Senin (18/5/2020).

Di hadapan jajarannya yang didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Jan Leonard De Fretes, Jenderal Bintang Dua Polri itu berpesan beberapa poin. Diantaranya terkait quick wings atau pengambilan inisiatif yang mudah dan cepat di tengah kondisi pandemi saat ini.

“Terkait masalah quick wins tidak akan susah kalau kita semua mau mengecek, karena selama ini kita hanya serahkan semua pada operator,” harap Baharuddin.

Menyoal pelaksanaan malam takbiran hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah, mantan Kapolda Sulawessi Barat itu kembali mengingatkan kepada jajarannya tersebut agar lebih memperhatikan zona atau kawasan terdampak Covid-19.

“Saya menghimbau berkaitan malam takbiran dan sholat Id harus memperhatikan tiga kategori zona terdampak Covid 19 yaitu Merah, Kuning dan Hijau,” kata dia mengingatkan.

Orang nomor 1 Polda Maluku itu mengaku selama ini melihat pelaksanaan Operasi Ketupat dan Kontijensi Aman Nusa II berjalan baik. Tapi dirinya tetap berharap dan menekankan kepada setiap personel yang terjun di lapangan, untuk senantiasa memperhatikan warga berstatus ODP dan PDP.

“Jangan lupa untuk tetap memperhatikan sinergitas dan terus dipertahankan di jajaran selama masa pandemi Covid-19,” pintanya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!