Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Angka Kasus Positif Covid-19 di Maluku Terus Naik, Sampai Hari Ini 6 Orang Meninggal Dunia, 84 Orang Terkonfirmasi

satumalukuID- Trend wabah penyakit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Maluku terus mengkhawatirkan. Data terkini menunjukan kasus tersebut terus mengalami peningkatan. 84 orang terkonfirmasi positif. 61 diantaranya masih dirawat, 17 dinyatakan sembuh dan 6 meninggal dunia.

Karo Humas dan Protokol Setda Maluku, Melky Lohy, mengatakan, 10 data pasien terkonfirmasi Covid-19 sejak Jumat (15/5/2020) adalah tenaga medis RSUD dr. M. Haulussy Ambon dan 10 campuran hari ini Sabtu (16/5/2020) diantaranya:

Kasus 63 adalah Tuan SL (46), 64 Ibu SH (42), 65 Ibu JFL (52), 66 Ibu FM (51), 67 Ibu SMS (51), 68 Ibu HP (37), 69 Ibu AN (38), 70 Ibu YT (28), 71 Ibu JMP (43), dan kasus 72 yaitu Ibu ES (42).

Untuk data hari ini dari Kota Ambon adalah kasus 73 yaitu Tuan RY (26), 74 Ibu WS (54), 75 Ibu WA (33), 76 Tuan SEL (22), 77 Tuan MJS (20), 78 Ibu KW (36), dan 79 Tuan R (19). Sementara berasal dari Kabupaten Buru yaitu kasus 80 adalah Tuan JL (43), 81 Tuan GW (26), 82 Tuan AS (69), 83 Tuan JS (37) dan 84 Tuan HT (22).

“Jadi yang meninggal sampai hari ini 6 orang. 61 masih dirawat dan 17 sudah sembuh. Yang tambahan meninggal ini kasus 82 dari Buru. Meninggalnya sudah tiga hari yang lalu tapi hasil swabnya baru diketahui (positif) tadi,” tandasnya.

Sesuai data yang diterima satumalukuID hingga pukul 12.00 WIT hari ini jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 24 orang dan 54 Orang Dalam Pemantauan (PDP).

84 orang terkonfirmasi Covid-19 berasal dari Kota Ambon 55 kasus, Kabupaten Buru 5 dan 1 Maluku Tengah. Untuk PDP dari Ambon 14, Buru 3, Buru Selatan 1, Maluku Tengah 5, dan Seram Bagian Timur (SBT) 1. Sedangkan untuk ODP yang berasal dari Ambon 52, Buru Selatan 1, dan SBT 1.

Tim gugus tugas Covid-19 Maluku berharap adanya peran dan kerjasama masyarakat dalam memerangi pandemi tersebut dengan menjaga jarak ketika bertemu, jangan bersentuhan, cuci tangan pakai sabun, hindari kerumunan dan gunakan masker di kerumunan.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!