Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Gara-gara RSUD Ambon Akan Disterilisasi, 60 Pasien yang Sedang Opname Akan Dievaluasi

satumalukuID- Sekretaris Daerah (Sekda), sekaligus Ketua Pelaksana Harian Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Provinsi Maluku, Kasrul Selang, mengaku saat ini pasien opname yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy, Kota Ambon, berjumlah 60 orang.

Puluhan pasien tersebut akan dipulangkan, atau kembali dirujuk ke rumah sakit lain di Kota Ambon, jika kondisi kesehatannya belum membaik. Ini dilakukan karena rumah sakit milik Pemda Maluku itu akan disterilisasi selama 14 hari terhitung sejak 11-24 Mei 2020 mendatang.

“Jadi sementara disterilisasi, selama 14 hari katong belum terima pasien. Saat ini ada pasien opname 60 orang dan nanti di evaluasi, yang bisa pulang dipulangkan, tapi kalau tidak bisa, dirujuk ke rumah sakit yang lain,” ungkapnya.

Setelah dilakukan sterilisasi, secara otomatis, rumah sakit terbesar di Maluku ini ditutup sementara. Seluruh pelayanan dihentikan selama 14 hari, keculai pelayanan di ruang HD atau cuci darah dan NICU atau neonatal intensive care yaitu ruang perawatan intensif khusus bayi baru lahir yang mengalami gangguan kesehatan.

“Yang katong tutup termasuk IGD, kemudian semua Poli, kecuali ada 2 Poli yang katong buka karena kebetulan cuma 2 itu yang ada di Ambon. Yang satu itu di HD, tempat cuci darah, kemudian di NICU, anak-anak baru lahir yang ada masalah punya ruangan. Jadi HD dan NICU yang kita tidak tutup,” jelasnya.

Bahkan, tambah dia, Rumah Sakit Kudamati itu juga tidak melayani pasien Covid-19. Semua pasien rencananya dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. J. Leimena yang berada di Wailela, Negeri Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

“Jadi untuk sementara di RSU tidak merawat pasien itu (Covid). Kalau RSUP sudah jadi, pasien covid yang ada di RSU pun katong akan pindah ke sana,” tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!