Sekilas Info

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Tanimbar, Laut Arafura, Pulau Ambon dan Lease

foto ilustrasi ombak yang pecah di talud

satumalukuID- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, kembali mengeluarkan peringatan dini (early warning) gelombang tinggi 4 meter, Sabtu (2/5/2020).

Kondisi ekstrem yang berbahaya bagi keselamatan pelayaran kali ini berpotensi terjadi di Perairan Selatan Kepulauan Tanimbar dan laut Arafura Bagian Barat dan Tengah.

Selain gelombang setinggi 2.50 sampai 4 meter berpeluang terjadi hari ini hingga Minggu besok (3/5/2020), tinggi gelombang sedang juga berpeluang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Maluku.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Ashar, dalam rilisnya yang diterima satumalukuID menyebutkan, gelombang setinggi 1.25 sampai 2.50 meter (sedang) berpeluang terjadi di laut Banda, Buru dan perairan Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

"Gelombang sedang juga berpotensi terjadi Perairan Selatan Seram, Kepulauan Kei sampai Aru dan perairan Selatan Kepulauan Sermata sampai Letti," katanya.

BMKG menyarankan keselamatan kepada warga untuk memperhatikan resiko keselamatan pelayaran. Untuk Perahu nelayan, kecepatan angin diprediksi bisa lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter. Untuk Kapal Tongkang kecepatan angin berpotensi mencapai lebih dari 16 knot dengan tinggi gelombang 1.5 meter.

Sementara untuk Kapal Ferry kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter. Sedangkan kapal berukuran besar seperti Kargo atau Kapal Pesiar, kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap waspada," pintanya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!