Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Ambon Zona Merah Covid-19, Segera Diusulkan PSBB ke Kementerian Kesehatan

satumalukuID- Kota Ambon akhirnya ditetapkan sebagai zona merah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Sementara Kabupaten Buru, Buru Selatan (Bursel), Seram Bagian Barat (SBB) dan Maluku Tengah masuk zona kuning.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang, mengaku, setelah dinyatakan zona merah, pihaknya menggelar rapat dengan Pemerintah Kota Ambon.

"Rapat dilakukan untuk mengkoordinasikan bagaimana kira-kira kita mengusulkan Ambon sebagai PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)," kata Kasrul.

Sekretaris Daerah Maluku ini mengaku telah berkoordinasi dengan Walikota Ambon bersama jajarannya.

"Mudah-mudahan sehari dua ini kita sudah mengusulkan ke Kementerian Kesehatan untuk Kota Ambon (PSBB)," sebutnya.

Lantas, apakah Kota Ambon sendiri telah dinilai layak memberlakukan PSBB, tambah Kasrul, kesiapannya minimal terdiri dari empat point. Adalah kajian epidemiologinya (pola penyebaran penyakit), kesiapan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kesiapan keuangan dan operasionalnya.

"Minimal empat point itu yang akan kita bahas dan mengusulkan ke Pemerintah Pusat," terangnya.

Menyoal pengendalian arus mudik Idul Fitri tahun 2020, Kasrul mengaku telah melakukan pertemuan dengan semua maskapai Airline.

"Penerbangan udara tidak diperbolehkan masuk dan keluar di daerah PSBB, zona merah dan aglomerasi (pusat pemerintahan) dari pengembangan daerah itu. Aglomerasi itu seperti Jabodetabek," tambahnya.

Pertemuan terjadi setelah maskapai Airline datang menanyakan status Maluku apakah PSBB, zona merah atau yang lain.

"Karena kita belum PSBB, maka airlane datang bertanya kita ini daerah merah atau kuning atau hijau. Ambon zona merah, kemudian Buru, Bursel, Maluku Tengah dan SBB zona kuning dan kabupaten sisanya zona hijau," terangnya.

Dengan status zona tersebut, maka berarti transportasi dari zona kuning hanya bisa menuju zona serupa. Seperti misalnya dari Namlea, Kabupaten Buru menuju Kabupaten Bursel.

"Begitu juga dari Langgur ke Dobo masih bisa. Tetapi dari Ambon ke luar, atau mau masuk Ambon tidak bisa. Kecuali perlakuan-perlakuan khusus yang diuraikan dalam Permenhub 25," katanya.

Sementara untuk perhubungan udara dibolehkan tapi seizin Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

"Kalau darat dan seterusnya masih bisa tapi dengan protokol-protokol tertentu baik angkutan penyeberangan maupun angkutan pelayaran," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!