Sekilas Info

Satu dari Empat Tersangka Kasus Makar RMS Adalah Residivis Serupa Tahun 2004

Foto: satumalukuID/Ian Toisutta Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy.

satumalukuID- Penyidik Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease resmi menjerumuskan empat orang simpatisan Front Kedaulatan Maluku (FKM)/Republik Maluku Selatan (RMS) ke dalam rumah tahanan. Mereka ditangkap Sabtu (25/4/2020) lalu.

Dari empat aktivis RMS yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut, satu diantaranya ternyata adalah residivis kasus serupa di tahun 2004 silam.

"Perkembangan penanganan kasus makar (HUT FKM RMS tanggal 25 April 2020), kami melakukan penahanan terhadap 4 orang," kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy, kepada satumalukuID, Senin (27/4/2020).

Empat tersangka yang terancam seumur hidup ini terdiri dari dua di Kota Ambon yakni DS dan residivis kasus yang sama di tahun 2004 yaitu AAM.

Sementara untuk penangkapan di Desa Hulalui, Kabupaten Maluku Tengah, tambah Kaisupy berjumlah dua orang. Yaitu DT dan CS.

"Kami kenakan Pasal 106 dan atau 110 KUHP tentang Makar dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan atau dua puluh tahun penjara," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!