Sekilas Info

Puteri Pariwisata Indonesia Asal Maluku Bagi Sembako di Kelurahan Waihoka Ambon

Puteri Pariwisata Indonesia asal Maluku Angel Rumihin saat membagikan sembako kepada warga RT 003/03 Kelurahan Waihoka Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

satumalukuID - Wabah pandemi virus corona atau Covid-19 bukan saja soal kesehatan namun berdampak sosial ekonomi pada kehidupan masyarakat luas yang memprihatinkan.

Terkait dengan itu, muncul kepedulian dari Puteri Pariwisata Indonesia asal Maluku, Angel Rumihin ST MT, yang  memberikan perhatian dengan membagikan sembako secara pribadi kepada warga di lingkungan tempat tinggalnya di kawasan Ahuru kelurahan Waihoka kecamatan Sirimau, kota Ambon.

“Awalnya beta berpikir untuk meminta sumbangan dari donatur dan dermawan untuk menyumbang APD, masker dan lainnya tapi ternyata sumbangan juga sulit, akhirnya beta tergerak untuk membantu sembako secara pribadi dari kelebihan yang beta miliki,” ujar Angel yang adalah dosen di Fakultas Teknik Unpatti ini, Senin (27/4).

Bahan makanan berupa minyak, gula, mie  instan, daun teh dan lain-lain sengaja dibagikan di kawasan kelurahan Waihoka ini karena mayoritas warga ekonominya berpenghasilan rendah. Umumnya warga di sekitar tempat tinggalnya berprofesi sebagai sopir angkot, tukang becak, ojek, dan pemulung.

Awalnya dia ingin membagikan masker dan hand sanitizer namun batal karena Pemkot Ambon telah membagikan masker gratis. Maka Angel kemudian prioritas bantuan sembako di RT 003/03 Kelurahan Waihoka.

Angel mengatakan, situasi virus corona ini efeknya sangat banyak. Ia juga mengaku tidak bisa menjangkau semua warga karena secara pribadi masih terbatas, namun tetap bertekad untuk saling menolong.

Menurut konsultan enginering ini, memang kondisi saat ini tidak mudah tapi semoga warga masyarakat tidak patah semangat dan tetap produktif selama berada di rumah dan bekerja dari rumah.

“Banyak hal yang bisa dilakukan tanpa perlu pergi keluar rumah. Misalnya buat jualan masakan maupun kerajinan tangan dan dipasarkan secara online, yang punya lahan lebih bisa berkebun dan hasilnya bisa memenuhi kebutuhan pokok juga. Sehingga dengan begtu masyarakat tidak merasa terpuruk tetapi ada inovasi yang bisa dilakukan dari rumah,” kata dosen Teknik Sipil Unpatti  ini.

Nona berusia 26 tahun ini, juga merasa prihatin akibat wabah covid 19 itu berdampak pada pariwisata kota Ambon secara luas.

Tetapi bagi Angel, hal ini kesempatan karena masih banyak waktu untuk berbenah dan meningkatkan berbagai aspek untuk pengembangan dunia pariwisata ke depan.

“Ini waktu untuk berbenah dan menata lagi pariwisata kita semakin maju. Baik promosi maupun memperbaiki objek wisata yang kita miliki sehingga ketika pandemi ini berakhir, kita sudah lebih baik dan siap dalam menyambut wisatawan,” ujar Angel menutup pembicaraan dengan media ini. (Vonny Litamahuputty/NP)

Baca Juga

error: Content is protected !!