Sekilas Info

Benteng Victoria Merupakan Embrio Kota Ambon, Revitalisasi Harus Sesuai Kaidah Cagar Budaya

Foto: Petra Josua Kawasan Benteng Nieuw Victoria di Kota Ambon yang saat ini menjadi markas Kodam XVI Pattimura.

satumalukuID - Kepala Balai Arkerologi Maluku Bambang Sugiyanto mengatakan, revitalisasi benteng Nieuw Victoria di Ambon harus memperhatikan kaidah cagar budaya.

Proses pemugaran dan pemanfaatan benteng Nieuw Victoria jika tidak mentaati kaidah atau aturan penanganan cagar budaya, akan terjadi adalah degradasi fungsi atau kemerosotan nilai benteng.

"Benteng niew victoria merupakan sejarah panjang dan embrio kota Ambon, karena itu rencana revitalisasi dan alih status ke Pemerintah Kota Ambon harus sesuai kaidah cagar budaya, " katanya di Ambon, Jumat (24/4/2020).

Dikatakan, Balar Maluku menyambut baik langkah revitalisasi benteng, yang menjadi perhatian terkait latar belakang sejarah dan kajian arkeologis mengenai benteng nieuw victoria.

Balar Maluku selaku UPTD kementerian pendidikan, akan memberikan data mengenai Benteng dan kaidah revitalisasi cagar budaya.

Baca Juga: Cerita Lain di Balik Revitalisasi Benteng Nieuw Victoria

"Secara teknis revitalisasi benteng akan ditangani oleh Pemkot Ambon, tetapi kami berperan memberikan informasi dari hasil penelitian menyangkut bentuk, sejarah, informasi bangunan," timpalnya.

Bambang menyatakan, ada rambu-rambu yang harus dipahami bersama dalam pengelolaan benteng niew victoria sebagai warisan budaya, dan ini merupakan ranah Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).

"Ada bagian benteng yang tidak semua dapat dibuka untuk umum untuk mempermudah pengawasan. Ini adalah tugas Pemkot Ambon, tetapi juga masuk dalam bidang atau ranah kerja Balar Maluku, karena itu kami merasa perlu untuk turut terlibat dalam upaya revitalisasi," ujar Bambang.

Diakuinya, pengembangan cagar budaya berdasarkan Undang-Undang cagar budaya nomor 10 tahun 2011.

Dengan pengalihan status ini maka masyarakat akan lebih leluasa mengenal benteng.

Balar Maluku, akan membantu dalam data sejarah, bentuk pengelolaan benteng, temasuk pembagian ruang.

"Benteng niew victoria ada areal yang ditempati fasilitas umum, nanti kita akan melihat seberapa besar kerusakannya, sehingga tinggal bagaimana mendesain, sesuai dengan kaidah pelestarian yakni mengembalikan ruangan benteng ke fungsi yang lama, " tandas Bambang.

Baca Juga

error: Content is protected !!