Sekilas Info

KLM Sarana Perkasa Ditemukan di Utara Pulau Run Kepulauan Banda

Foto: satumalukuID/Humas Basarnas Ambon

satumalukuID- KLM Sarana Perkasa yang dikabarkan mati mesin tak jauh dari Pulau Suanggi, kemarin, ditemukan selamat bersama 6 ABK-nya di sebelah Utara Pulau Run, Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (24/4/2020) pukul 03.35 WIT.

Saat ditemukan oleh KN Abimanyu, kapal berkapasitas 40 Gross Tonnage (GT) itu langsung ditarik dan tiba di Pelabuhan Banda hari ini pukul 09.40 WIT.

6 Anak Buah Kapal Sarana Perkasa yang selamat adalah nahkoda Usman Asima (55 tahun), ABK Jali (45), Akan Kamis (43), La Man (56), Tetep (62) dan seorang penumpang Firmansyah Usman (25).

"Hasil operasi hari ke 2, tim SAR Gabungan melaporkan mengevakuasi dengan melakukan penarikan menuju pelahuhan Banda. Tiba tadi pagi. Seluruh penumpang selamat," kata Kepala Basarnas Ambon, Muslimin.

Dengan ditemukannya kapal pengangkut minyak itu, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Operasi kemudian resmi ditutup.

"Kepada unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke Instansinya masing-masing dengan ucapan terima kasih," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, gangguan mesin terjadi saat berada pada sekitar 5 NM Pulau Suanggi, Perairan Banda, Kabupaten Maluku Tengah.

Kapal berkapasitas 40 GT ini bertolak dari Pelabuhan Masohi, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) hendak menuju Banda, Kamis (23/4/2020) pukul 04.23 WIT.

Di tengah perjalanan, pukul 10.00 WIT atau berada pada kurang lebih 5 NM dari Pulau Suanggi, atau posisi 04° 23’42.64 S 129° 45’49.52” E, mesin kapal tiba-tiba mengalami gangguan dan mati.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!