Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Pasien Covid-19 Kota Ambon Tinggal Tiga yang Dirawat, Delapan Sudah Sembuh

Foto: satumalukuID/Istimewa etua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) kota Ambon Syarif Hadler saat konferensi pers di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon, yang bertempat di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Ambon, Rabu (22/4/2020).

satumalukuID -  Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019  (Covid-19) kota Ambon Syarif Hadler  menyebutkan, hingga saat ini di Kota Ambon ada 38 Orang  Orang Dalam Pemantauan (ODP),  5 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan yang positif 11 orang.

“Tapi delapan orang sudah sembuh, sisa tiga saja yang sedang dirawat,” ujar Syarif saat konferensi pers di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon, yang bertempat di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Ambon, Rabu (22/4/2020).

Syarif yang juga Wakil Wali Kota Ambon ini berharap, tiga orang yang sedang dirawat bisa juga sembu, menuyusul delapan orang lainnya. Sehingga Kota Ambon bisa bisa terbebas dari kasus Covid-19.

Dia lantas menuturkan, Tim Medis Kota Ambon telah melakukan tracking kepada sebanyak 522 orang dari 11 kasus positif Covid-19 di Kota Ambon.

Dari hasil tracking tersebut, lanjut Syarif, sebanyak 522 orang ini, telah diikuti yang berkontak dengan para pasien positif di Ambon.

“Dari jumlah tersebut, telah didapatkan 157 orang yang berisiko tinggi, 193 orang berisiko rendah, dan 172 tidak ada hubungan. Sedangkan, dari hasil itu, pemerintah telah melakukan Rapid tes dan mendapatkan enam orang positif, 159 orang negatif dan sisanya nihil,” ungkap Syarif.

Pada kesempatan tersebut, dia memberikan apresiasi kepada Tim Medis Kota Ambon, yang disebutnya dari kasus pertama hingga saat ini,  telah bekerja dengan maksimal.

Sementara menyinggung tentang laporan yang didapatnya, terkait pelaku perjalanan yang masih membandel, tidak melakukan karantina mandiri di rumah, Syarif katakan, Pemerintah Kota Ambon sudah menyiapkan delapan (8) sekolah pada lima (5) kecamatan untuk lokasi karantina pelaku perjalanan yang baru tiba di Kota Ambon.

Dia menyebutkan, nanti seluruh pelaku perjalanan tidak lagi melakukan karantina di rumah masing-masing, tetapi langsung di sekolah yang telah disiapkan.

Pelaku perjalanan yang turun dari bandara, menurut Syarif, langsung menuju sekolah tempat karantina yang berdekatan dengan tempat tinggal, yang bersangkutan.

“Saat ini pemerintah sedang menyiapkan fasilitas kamar mandi dan tempat tidur di sekolah yang menjadi rujukan karantina. Rata-rata sekolah itu tidak memiliki kamar mandi dan tempat tidur, makanya kita sedang siapkan fasilitas itu,” terangnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!