Sekilas Info

KLM Sarana Perkasa Bermuatan Minyak, Mati Mesin Pada 5 NM Pulau Suanggi Perairan Banda

Abdul Fatah

satumalukuID- Kapal Layar Motor (KLM) Sarana Perkasa kabarnya mengalami mati mesin. Gangguan mesin terjadi saat kapal pengangkut minyak ini berada pada sekitar 5 NM Pulau Suanggi, Perairan Banda, Kabupaten Maluku Tengah.

Hingga malam ini Kamis (23/4/2020), belum diketahui penyebab terjadinya gangguan mesin (treable angine) pada kapal berpenumpang 6 orang ABK tersebut. Tapi, Kapal Negara (KN) Abimanyu, telah dikerahkan menuju TKP.

"Malam ini KN Abimanyu diberangkatkan ke lokasi. Kakansa onboat di kapal ikut ops," kata Kepala Basarnas Ambon, Muslimin.

Kapal berkapasitas 40 GT ini bertolak dari Pelabuhan Masohi, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) hendak menuju Banda, Kamis (23/4/2020) pukul 04.23 WIT.

Di tengah perjalanan, pukul 10.00 WIT atau berada pada kurang lebih 5 NM dari Pulau Suanggi, atau posisi 04° 23’42.64 S 129° 45’49.52” E, mesin kapal tiba-tiba mengalami gangguan dan mati.

"Lokasinya berjarak dari Pos SAR Banda kurang lebih 11.2 NN, Heading 312.77° (barat Laut dari pulau banda)," sebutnya.

"Kami terima info tadi pukul 11.35 WIT. Tim berangkat pukul 12.00 WIT menuju pelabuhan yang semula menggunakan RIB. Namun karena cuaca tidak memungkinkan sehingga menggunakan Kapal KLM. Kembang Baru pukul 13.20 WIT," jelasnya.

Saat ini, tambah Muslimin, KN Abimanyu telah dikerahkan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Operasi pencarian juga melibatkan tim SAR gabungan dari TNI AL, Polsek Banda, Koramil ABK KLM. Kembang Baru.

"Kapal itu dinahkodai oleh Usman Asima (55 tahun), dan empat ABK yakni Jali (45), Akan Kamis (43), La Man (56), Tetep (62) dan seorang penumpang Firmansyah Usman (25)," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!