Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Wakil Ketua DPD RI Sebut Secara Geografis Maluku Diuntungkan dalam Penanganan Covid-19

Wakil Ketua DPD RI asal Maluku Nono Sampono

satumalukuID- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Nono Sampono menyebutkan, dalam penanganan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Provinsi Maluku diuntungkan dengan kondisi geografisnya.

"Kita melihat Maluku memang diuntungkan dengan wilayahnya yang terdiri dari pulau-pulau," kata Nono kepada wartawan di Ambon, Rabu (22/4/2020).

Keberadaan pulau-pulau, kata dia, harus bisa dimanfaatkan untuk pengendalian penyebaran corona virus. Jika dapat dilakukan, Nono memastikan jika Maluku aman dari wabah mematikan tersebut.

"Satu sisi memang terbuka, tapi orang untuk datang ke pulau-pulau itu butuh sarana. Nah kalau itu bisa dikendalikan, beta kira itu bisa aman. Justru yang bikin masalah itu orang datang dari luar," terangnya.

Senator asal Maluku ini memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintahan provinsi hingga kabupaten dan kota, dalam pengambilan tindakan penanganan pandemi covid-19.

Mengenai pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Regional (PSBR), tambah Nono, hanyalah istilah yang digunakan. Tapi intinya adalah dalam keadaan darurat apa saja akan dilakukan untuk kepentingan keselamatan rakyat.

"Apa yang dikerjakan masing-masing daerah tidak sama. Sebagai anak Maluku, anak negeri, tadi saya juga berbincang dengan Gubernur, gugus tugas, dan sekda. Saya sangat mendukung," terangnya.

Nono mengaku langkah yang diambil Maluku lebih baik dibanding daerah lainnya. Maluku mampu melokalisir suatu daerah yang dianggap merah, sehingga tidak terlalu menyebar ke daerah lain.

"Saya melihat lokasi yang betul-betul merah berada di Ambon. Dilokalisir, Kota Ambon khususnya, dan belum melebar ke mana-mana. Baru 17 orang terdeteksi dan kita bersyukur 10 orang dinyatakan sembuh," salut Nono.

Secara faktual, anggota komite I DPD RI perwakilan Maluku ini mengaku dengan segala keterbatasan, Maluku mampu melokalisir daerah yang dianggap merah.

"Kita lihat tindakan-tindakan dengan segala keterbatasan yang ada itu, bisa dilakukan dan bisa dilokalisir. Ingat bahwa angka 17 itu ada di Ambon," sebutnya.

Di sisi lain, Jenderal Bintang Tiga Purnawirawan Marinir ini, mengaku prihatin dengan minimnya Alat Pelindung Diri (APD).

"Saya prihatin semua kebutuhan APD itu kurang dan bahkan minim. Ini yang harus kita perjuangkan. Sebagai wakil daerah saya akan memperhatikan itu, membantu pemerintah daerah," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!