Sekilas Info

PENATAAN BIROKRASI

19 Pejabat Dilantik Gubernur Maluku dengan Tetap Mengikuti Prosedur Kesehatan Covid-19

satumalukuID- Sebanyak 19 orang pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, dilantik Gubernur Maluku, Murad Ismail. Belasan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Pemerintahan Daerah Provinsi Maluku ini, diambil sumpah jabatan pada Rabu malam ini (22/4/2020).

Menggunakan prosedural kesehatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pelantikan hanya dihadiri beberapa orang pejabat, yang berlangsung di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon.

Belasan pejabat tersebut dilantik berdasarkan Surat Keputusan yang ditandatangani Gubernur Maluku, Nomor 203 tahun 2020 tertanggal 22 April 2020.

Dalam sambutannya, Gubernur Murad mengatakan, pelantikan hari ini merupakan kelanjutan dari penataan birokrasi di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno.

Sebelum tiba pada proses pelantikan, menurut Murad, sudah dimulai dengan lelang atau seleksi terbuka secara kompetitif, melibatkan panitia seleksi dari unsur pemerintahan, akademisi hingga tim assesment Mabes Polri. Penataan birokrasi ini akan terus dilakukan untuk mendapatkan struktur organisasi perangkat pemerintahan yang ideal.

Murad lantas menginstruksikan kepada pejabat yang dilantik, agar segera melakukan langkah-langkah pencegahan covid-19 dan penanganan dampaknya, baik dari aspek sosial maupun ekonomi.

Para pejabat juga diminta untuk membangun komunikasi dengan semua unit kerja dan pemangku kepentingan, dalam penanganan covid-19. Juga dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan lainnya.

"Kita butuh kebersamaan untuk menghadapi situasi darurat ini, dan kebersamaan untuk memajukan daerah serta menyejahterakan masyarakat di Maluku," pintanya.

Mantan Dankor Brimob Polri ini juga mengingatkan untuk senantiasa bekerja secara jujur, cerdas dan tuntas serta akuntabel.

"Saya ingin birokrasi Maluku tidak monoton, tapi harus tanggap dan berani membuat terobosan baru. Juga harus bekerja dengan cepat agar kita dapat mengejar ketertinggalan dari daerah lain," harapnya.

Sebagai pejabat publik, Murad mengingatkan para pejabat menghindari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme.

"Saya ingatkan kepada saudara-saudara, jangan mau diintervensi oleh siapa pun. Kalau ada anak buah kalian yang tidak mau mengikuti perintah kalian, jangan segan-segan untuk pindahkan dia,” tegasnya.

Untuk eselon II dan III, yang tak ingin bekerja sama, Murad mengaku tidak akan segan untuk memindahkannya.

“Kalian tidak ambil tindakan terhadap anak buah kalian, yang tidak potensial dan suka menghalang pembangunan yang ada di Maluku, kalau saya dengar dari luar ada anggota kalian seperti itu dan komandannya penakut, saya ganti dia dan komandannya. Saya tidak main-main, tidak ada lagi yang main-main dengan masalah pembangunan di Maluku," ancam Murad.

Aparat Sipil Negara (ASN), lanjut dia, saat ini bekerja dari rumah. Dia meminta Kepala Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) untuk selalu mengecek keberadaan anak buahnya.

"Ingat, jabatan adalah amanah sekaligus bisa jadi bencana buat kita, kalau kita tidak bisa jujur dan adil, jabatan bisa jadi bencana buat kita dan keluarga kita," tandasnya.

Berikut 19 pejabat yang dilantik:

  1. Ismail Usemahu sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Maluku. Dia sebelumnya menjabat Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Provinsi Maluku.
  2. Anton Lailossa dilantik sebagai Kepala Bappeda yang sebelumnya menjabat Kadis Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Maluku.
  3. Djalaludin Salampessy dilantik sebagai Kadis Pendapatan Daerah Provinsi Maluku.
  4. Muhammad Marasabessy dilantik sebagai Kadis PUPR Provinsi Maluku.
  5. Sandi Wattimena, Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku.
  6. Abdul Haris, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku.
  7. Denny Donal Lilipary, Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Provinsi Maluku.
  8. Roy C. Siauta sebagai Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Maluku.
  9. Umar Alhabsy, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Maluku.
  10. Halima Soamole, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku.
  11. Daniel Eduard Indey, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku.
  12. Bodewin Wattimena, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Maluku.
  13. John Adriansz, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Maluku.
  14. Abdul Rahim Maruapey, Kepala Biro Umum Setda Maluku.
  15. Melky Lohy, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Maluku.
  16. Dominggus Kaya, Kepala Biro Pemerintahan Setda Maluku.
  17. Abdul Haji, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku
  18. Alawiah Alaidrus, Kepala Biro Hukum dan HAM Provinsi Maluku.
  19. M. Sujatwa Naya, Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Pengadaan Barang /Jasa Setda Provinsi Maluku.

Terpisah, Kadis Perhubungan Provinsi Maluku juga dilantik melalui video teleconference. Kadis Perhubungan saat ini adalah Muhammad Malawat. Dia menggantikan Ismail Usemahu.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!