Sekilas Info

GUNUNG BOTAK

Virus Corona Mewabah, Tambang Emas Gunung Botak Jebol, Penambang Liar Beroperasi Lagi

Foto: satumalukuID/Humas Polda Maluku Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Rum Ohoirat.

satumalukuID- Tambang emas di Gunung Botak, Desa Wamsait, Kabupaten Buru, kabarnya sempat dijebol para Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI), beberapa waktu lalu.

Penambang ilegal itu kembali membuka area pertambangan yang telah ditutup. Mereka diduga memanfaatkan situasi dan kondisi mewabahnya virus corona.

Menjawab hal itu, juru bicara Polda Maluku Kombes Pol. M. Roem Ohoirat, menegaskan dan memastikan bahwa Gunung Botak ditutup untuk umum.

"Sampai saat ini Polda Maluku tetap berkomitmen bahwa PETI di Gunung Botak tetap ditutup hingga ada solusi/kebijakan dari Pemerintah lebih lanjut," ujarnya.

Kabid Humas Polda Maluku ini mengaku, sejak dinyatakan ditutup, Polda dan Polres Pulau Buru telah mendirikan Pos Pam di lokasi gunung tersebut hingga saat ini.

Kendati demikian, Roem tidak mengelak jika keterbatasan personel pengamanan tak sebanding dengan luasnya area Gunung Botak. Sehingga hal itu dimanfaatkan penambang ilegal untuk masuk melakukan penambangan secara sembunyi-sembunyi melalui jalur tikus.

"Harus kita akui dengan keterbatasan personil dan luar wilayah yang ada sehingga banyak oknum-oknum, yang masuk melakukan penambangan secara sembunyi-sembunyi melalui jalur tikus dan ini sudah kita tindak lanjuti," kata dia.

Roem menjelaskan, pada tahun 2019 Polda Maluku dan Polres Buru telah melakukan penangkapan terhadap para penambang yang berusaha masuk kembali ke Gunung Botak sebanyak 35 tersangka dengan 17 kasus/perkara. Mereka saat ini sudah berproses di Pengadilan.

"Sementara belum lama ini tepatnya pada tanggal 16 April 2020, Polres Pulau Buru kembali menangkap 5 Orang dan sekarang ditetapkan sebagai tersangka. Dari hal-hal tersebut diatas, disampaikan bahwa kawasan Gunung Botak hingga saat ini ditutup dan dijaga oleh aparat Kepolisian," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!