Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Peduli Warga Terdampak Covid 19, Legislator Asal Maluku Bagi Paket Sembako di Ambon

Foto: satumalukuID/Istimewa Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Maluku, Saadiah Uluputty (tengah), menggelar aksi bagi sembako gratis sebagai upaya meringankan beban warga terdampak pandemic Covid 19, di Kota Ambon, Selasa (21/4/2020).

satumalukuID - Bagi sebagian orang, kebijakan physical distancing dan work from home (bekerja dari rumah), di tengah mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid 19), dijalani biasa-biasa saja. Namun tidak begitu buat para pekerja di sektor informal dan kelompok marjinal, termasuk masyarakat luas di Maluku.

Daya beli sebagian besar masyarakat yang menjadi menurun dan beban ekonomi kian bertambah, ikut menjadi kepedulian anggota DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Maluku, Saadiah Uluputty.

Pada Senin kemarin (20/4/2020) dan hari ini, Selasa (21/4/2020), Saadiah menggelar aksi bagi sembako gratis sebagai upaya meringankan beban warga terdampak pandemic Covid 19.

Bersama struktur DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Propinsi Maluku, legislator asal Maluku ini menggelar aksi bagi–bagi sembako di Kota Ambon. Pihaknya menyediakan dan mendistribusikan sebanyak 1.000 paket sembako.

“Pandemi Covid 19 menyebabkan beban ekonomi warga kota Ambon terkhusus dan Maluku secara umum kena dampak. Daya beli mereka menurun. Banyak yang kehilangan mata pencaharian,” tutur Saadiah, di Ambon, Selasa (21/4/2020).

Distribusi dan pembagian sembako gratis antara lain, untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak dan rentan. Selain bantuan 1.000 sembako, Saadiah juga menyiapkan 1.000 buah masker yang dibagi bersamaan dengan paket sembako.

Bantuan yang disalurkan kata Saadiah, tidak dapat menyentuh seluruh masyarakat di Kota Ambon dan daerah lainnya di Maluku, namun kontribusi yang dilakukan menjadi sumbangsih untuk membangun empati bagi masyarakat.

“Beban ekonomi yang dipikul oleh masyarakat tentu berat. Aksi peduli ini menjadi kontribusi untuk berbagi perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan,” terang anggota Fraksi PKS  ini.

Dirinya menyebutkan, efek covid 19 memukul berbagai sektor kehidupan masyarakat. Karenanya dia berharap, agar pemerintah menyiapkan jaring pengaman sosial (social safety net) secara serius.

“Semua wilayah harus tersentuh termasuk masyarakat di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T) di Provinsi Maluku,” tandasnya.

Menurut Saadiah, jaring pengaman social harus serius disiapkan oleh pemerintah. Aspek keterjangkauan harus dapat menyentuh masyarakat pada semua wilayah termasuk di wilayah 3T.

“Karena kebijakan pembatasan sosial yang saat ini berjalan, berakibat masyarakat 3T juga kena dampak,” ujarnya mengingatkan.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!