Sekilas Info

Pasien Positif Covid 19 dari Buru Selatan Punya Jejak Perjalanan dari Luar Negeri

satumalukuID - Satu warga Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Provinsi Maluku berinisial S.B (43) yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari kini sudah dinyatakan positif terjangkit virus corona setelah keluar hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) dan sebelumnyar rapid tes, ternyata memiliki jejak riwayat perjalanan di luar negeri dari beberapa negara.

Hal itu disampaikan Bupati Bursel, Tagop S Soulisa selaku ketua Tim Gugus Tugas didampingi Ketua DPRD Bursel Muhajir Bahta, anggota DPRD Ahmadan Loilatu dan Tim Gugus Tugas lainnya kepada pers di Namrole, Sabtu (18/4/2020).

Tagop mengatakan, informasi yang bersangkutan positif tertular virus corona berdasarkan informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku dan kini dalam perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) FX. Suhardjo Lantamal IX Halong, Ambon.

Sebelumnya, sesuai informasi dari juru bicara Tim Covid-19 Bursel, Ibrahim Banda bahwa jejak rekam pasien sesuai data tim Covid, terungkap bahwa S.B pada 26 Januari 2020 berada di Jerman, kemudian 18 Februari ke Turki, 22 Maret ke Jepang selanjutnya 26 Maret ke Qatar, 29 Maret tiba di Jakarta, lalu 30 Maret ke Makasar dan Ambon, pada 1 April menuju Namrole dengan KM Intim Teratai.

Menurut Banda, awalnya yang bersangkutan mengalami gejala seperti pilek, flu dan batuk sehingga menjalani isolasi mandiri di Desa Simi beberapa hari. Namun lewat rapid test pasien ditetapkan menjadi PDP dan langsung dibawa ke RS FX. Suhardjo Lantamal IX Halong, Ambon pada 8 April 2020.

Terkait hal tersebut, Bupati Bursel berharap kepada masyarakat untuk mematuhi anjuran-anjuran dari pemerintah. Seperti tetap beraktivitas di rumah, menjaga jarak minimal dua meter ketika berkomunikasi dengan orang lain, menggunakan masker ketika keluar rumah, rutin mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan.

“Masyarakat juga diminta untuk tidak pulang ke kampung halaman selama pandemi,” harapTagop.

Sementara itu, Ketua DPRD Bursel, Muhajir Bahta merespon terkait naiknya status S.B dari PDP menjadi positif corona, sehingga diminta Gugus Tugas segera mengambil langkah-langkah cepat.

Selain itu, Bahta meminta agar tim Gugus Tugas dapat bekerja ekstra untuk menelusuri jejak perjalanan dari S.B dan menelusuri kontak pasien dengan orang sekitarnya.

Ia juga mengharapkan pemerintah daerah lewat dinas terkait memastikan ketersediaan barang sembako menjelang Ramadhan harus aman dan tak ada permainan harga maupun penimbunan barang.

“Kepada pedagang dan toko, jangan menjual bahan pokok dengan menaikkan harganya karena memanfaatkan situasi ini. Kami harapkan harga-harga yang ditetapkan pemerintah itu yang dilaksanakan,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan untuk melakukan operasi pasar. (taufik tuanaya)

Penulis: Taufik Tuanaya
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!