Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Terkena Covid-19 Bukan Aib, Masyarakat di Ambon Belum Semua Paham Isolasi Mandiri

Foto: satumalukuID/Tiara Salampessy Salah satu sudut Kota Ambon.

satumalukuID - Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyebutkan, salah satu langkah penting yang bisa ditempuh untuk memerangi wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), adalah memperbanyak isolasi mandiri.

Namun Richard prihatin dengan kenyataan banyak masyarakat yang tidak memiliki info penting terkait isolasi mandiri.

"Ini akhirnya ketika kita punya kebijakan mau menyiapkan sekolah A atau sekolah B, untuk tempat isolasi mandiri, terjadi resistensi di masyarakat. Mereka protes. Karena itu, saya akan mengadakan rapat dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat terkait hal ini," utur Richard, kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Jumat (17/4/2020).

Menurut Richard, dia mau mengingatkan bahwa Covid-19 bukan aib. Wabah ini biasa kena pada siapa saja.

"Jadi jika kita mau ambil kebijakan isolasi mandiri untuk mereka yang kembali dari perjalanan, itu sesuai prosedurnya. Ini kita menjaga dan mengamankan orang sehat, karena ketentuannya mereka yang pulang perjalanan harus diisolasi mandiri selama 14 hari. Jadi mereka bukan orang sakit. Kalau orang sakit itu dia tempatnya di rumah sakit, bukan isolasi mandiri," tegas Richard.

Jadi setelah dia menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari, dan tidak ada gejala apa-apa, lanjut Richard, barulah orang  pulang bertemu istri dan anaknya di rumah. "Ini yang masyarakat tidak paham," pungkasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!