Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Teknis Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Regional di Maluku, Kapolda: Tidak Ada Sanksi Hanya Membatasi

satumalukuID- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Baharudin Djafar, menegaskan, dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Regional (PSBR) nanti, pihaknya tidak akan memberikan sanksi kepada warga yang melanggar.

“Tidak ada sanksi yang dibuat di situ. Itu hanya untuk membatasi ruang gerak orang dari Ambon ke daerah (Kabupaten/Kota di Maluku) atau sebaliknya. Kita shering, kita batasi agar tidak terjadi penyebaran Covid-19,” ungkap Baharudin kepada wartawan di Kompi Ban Yonif 733 Raider Masariku, Waiheru, Kota Ambon, Jumat (17/4/2020).

Lebih lanjut dikatakan, terkait penerapan teknis PSBR, tambah Djafar, hanya sebatas kegiatan rutin yang ditingkatkan.

"Saya dengan Panglima dan Ketua DPRD kemarin menyamakan pola tindak dan kerja kita di lapangan," terangnya.

Penerapan PSBR sendiri, lanjut mantan Kapolda Sulawessi Barat ini, paling lambat Senin (20/4/2020) mendatang. Di mana, sejumlah anggota TNI dan Polri akan mulai menempatkan pos PSBR di Kota Ambon.

"Ini masih tahap sosialisasi, kawan-kawan tadi memberitakan dan masyarakat sudah mulai tahu, dan paling lambat Senin kita berkumpul untuk melaksanakan di tiga pos (Hatu, Waitatiri dan Hunuth)," sebutnya.

Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengaku dalam penerapan PSBR kelak, tidak ada sanksi yang dilakukan. Pihaknya, hanya membatasi gerak masyarakat dari suatu daerah ke daerah lainnya.

"Di samping itu, kita juga rutin mencari orang yang positif, ODP dan PDP agar dilakukan pembatasan," tandasnya.

Terpisah, Gubernur Maluku Murad Ismail, menyampaikan pihaknya saat ini masih terus membahas pelaksanaan PSBR.

"Senin paling lambat sudah berjalan. Jadi kita masih bahas," kata Murad kepada wartawan di pelataran Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Jumat malam (17/4/2020).

Dalam penerapan PSBR nanti, tambah Murad, aparat akan menempati pos penjagaan dengan santun.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!