Sekilas Info

DAMPAK COVID 19

Gubernur Minta Kapolda dan Aparat Kepolisian di Maluku Bantu Awasi Masuknya Sembako di Pelabuhan

ANTARA FOTO/Arnas Padda/aww Ilustrasi - Buruh memanggul barang bongkar muat di pelabuhan.

satumalukuID- Gubernur Maluku Murad Ismail, telah meminta bantuan secara lisan kepada Kapolda Maluku Irjen Pol. Baharudin Djafar, untuk mengawasi masuknya sembilan bahan pokok (sembako) di pelabuhan.

"Tadi saya bicara dengan Pak Kapolda, saya minta bantu jangan sampai situasi seperti ini sembilan bahan pokok itu dibikin susah di pelabuhan," kata Murad kepada wartawan di pelataran Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Kamis (16/4/2020).

Murad mengaku, di tengah situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dirinya telah memikirkan bagaimana kondisi stok bahan kebutuhan pokok masyarakat.

"Itu yang saya wanti-wanti kepada pak Kapolda jangan sampai sembako dipersulit untuk masuk ke sini (Maluku). Jangan sampai barangnya busuk baru dikeluarin (dari pelabuhan)," katanya.

Selain itu, di tengah kesulitan wabah Coronavirus, Murad menegaskan untuk tidak terjadi peningkatan pajak dari yang sebelumnya.

"Jangan sampai pajaknya dinaikan itu sama sekali tidak boleh. Jadi kapal barang tidak ada larangan," sebutnya.

Menyoal mengenai pengoperasian kapal penumpang yang sebelumnya dikabarkan ditutup sementara selama 14 hari, tambah Murad, mengaku tidak benar.

"Kapal penumpang juga sebenarnya tidak dilarang full, karena masih ada penumpang, tapi tidak berskala besar," jelasnya.

Mantan Dankor Brimob Polri ini menegaskan, Maluku tidak lockdown. Bahkan, lockdown akan dilakukan jika ada persetujuan dari pemerintah pusat.

"Itu pun kita harus minta (lockdown ke Pemerintah Pusat). Kita belum sampai ke situ, kita masih reguler aja. Kita membatasi saja," sebutnya.

Pembatasan Sosial Berskala Reguler (PSBR) akan resmi diaktifkan hari ini ataupun besok. Namun, pihaknya sudah membicarakannya dengan semua maskapai penerbangan.

"Saya sudah menyurat ke penerbangan semua, termasuk Pelni. Jadi ini mungkin tiga hari sekali baru ada pesawat Garuda, Lion, ya mudah-mudahan kita bisa bersama-sama. Ini masalah kita, tanggung jawab kita bersama, sehingga kita semua saling mendukung agar masalah ini cepat selesai," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!