Sekilas Info

Akibat Wabah Covid 19, Pelatda PON Maluku dan PPLP Diistirahatkan

Foto: HO/satumalukuID Menpora Zainudin Amali menyalami para atlit PPLP Maluku, Rabu (5/2/2020).

satumalukuID - Ancaman wabah virus corona atau Covid 19 di Ambon dan wilayah sekitarnya seperti Piru dan Saparua, membuat aktivitas para atlit Provinsi Maluku yang dipersiapkan untuk ajang PON XX Papua terhenti sementara.

KONI Maluku telah membuat keputusan untuk mengistirahatkan para atlet dan pelatih yang berada di Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

"Kami ambil keputusan mengistirahatkan Pelatda PON dan memulangkan para atlet dan pelatih ke rumah masing-masing. Mereka diminta tetap berlatih di rumahnya untuk menjaga kondisi," ungkap Ketua KONI Maluku, Prof Dr Toni Pariela kepada media ini di Ambon, Kamis (16/4).

Menurutnya, alasan utama istirahatkan Pelatda PON kontingen Maluku adalah wabah pandemi Covid 19 yang sudah masuk ke daerah ini.

"Dalam Pelatda itu. Atlet dan pelatih bersentuhan dan berinteraksi dekat dalam latihan. Juga latih tanding uji coba. Lalu siapa yang mau tanggungjawab untuk para atlet nanti dengan kondisi virus corona ini?," ungkap Pariela yang juga Dekan FISIP Unpatti ini.

Sementara itu, sebelumnya Wakil Ketua II KONI Maluku, Agus Lomo menjelaskan bahwa di PON 2020 nanti kontingen Maluku akan ikut 13 cabang olahraga dengan jumlah atlet yang lolos sebanyak 47 orang. Jumlah itu belum termasuk pelatih dan ofisial.

Agus menambahkan, Pelatda kontingen Maluku sudah dimulai sejak awal Februari 2020. Pelatda dilaksanakan pada tiga tempat yaitu Wisma Atlit Karpan, Wisma Pertina Karpan dan Hotel Astika Lateri. 13 cabang kontingen Maluku yang lolos yaitu atletik, tinju, dayung, taekwondo, muay thai, anggar, karate, kempo, selam, balap motor, catur, layar dan wushiu.

Dalam kesempatan lain Kamis siang (16/4/2020), Plt Kadispora Maluku Sandi Wattimena kepada media ini mengungkapkan, dengan alasan yang sama karena wabah Covid 19, pihaknya telah mengistirahatkan para atlet dan pelatih Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajjar (PPLP) Maluku.

Menurut dia, PPLP diistirahatkan sementara berdasarkan petunjuk dari Kemenpora bahwa semua atlet dikembalikan ke rumah masing-masing dan berlatih mandiri.

"Kita istirahatkan PPLP terhitung 1 April 2020 sampai kondisi pulih dan aman dari wabah Covid 19 ini," jelas Sandi.

Untuk itu, hak-hak para atlet pelajar dan pelatih sudah diselesaikan dan dibayar sampai 31 Maret saja. "Sesudah itu dihentikan sementara," katanya.

Sandi mengungkapkan, ada tujuh cabor diantaranya yang dibiayai dana APBN ada empat yaitu sepakbola, tinju, atletik, dan dayung. Sedangkan yang dibiayai dana APBD ada tiga cabor yakni karate, taekwondo dan anggar.

"Dari tujuh cabor itu. Maka total atlet pelajar yang dirumahkan berjumlah 91 orang. Diantaranya dari dana APBN 70 orang sedangkan dari APBD 21 orang," ungkapnya. (Novi Pinontoan)

Baca Juga

error: Content is protected !!