Sekilas Info

DISKUSI VIRTUAL

Kisah Glenn Fredly akan Diabadikan, Impiannya soal Festival Musik di Ambon Semoga Bisa Diwujudkan

satumalukuID – Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk mengapresiasi Glenn Fredly sebagai pernghargaan atas komitmennya membantu mewujudkan Ambon City of Music yang telah mendapatkan pengakuan dari Unesco.

“Dalam banyak hal, Glenn identik sekali dengan Ambon City of Music. Setiap saya bertemu dengan orang-orang, yang selalu ditanyakan adalah Glenn. Ia menjadi personifikasi yang luar biasa. Dia mewarisi semangat bagi kami,” kata Richard Louhenapessy saat diskusi virtual bertema “Jejak Musikalitas Glenn Fredly Untuk Negeri” bersama sejumlah tokoh industri kreatif dan pelaku seni, Senin (13/4/2020).

Selain Walikota Ambon, diskusi virtual itu melibatkan  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, Komisaris Utama Garuda Indonesia Triawan Munaf, dan sejumlah musisi dan tokoh industri kreatif yang menjadi panelis, seperti Ruth Sahanaya, Addie MS, Edo Kondologit, Enteng Tanamal, Ari Juliano Gema, Candra Darusman, Andre Hehanussa, dan Rio Febrian.

Richard Louhenapessy berniat ingin mengenang dan menjadikan kisah Glenn Fredly dalam museum atau sebuah buku, yang nantinya dapat menjadi referensi bagi masyarakat Kota Ambon dan menjadi referensi juga buat musisi Indonesia.

“Harapan kami, sosok Glenn bisa dikenang terus dan setelah pandemi COVID-19 kita harapkan bisa mewujudkan cita-cita Glenn,” ujarnya.

Dia juga mengatakan sosok Glenn Fredly menjadi inspirasi bagi masyarakat Ambon. Ia dikenal bukan hanya sebagai musisi besar asal Ambon. Namun sepanjang kariernya, Glenn kerap terlibat aktivitas sosial mulai dari kebebasan berekspresi hingga lingkungan serta memperjuangkan dan menyuarakan aspirasi dari masyarakat bagian Timur Indonesia, tanpa mengenal suku, ras, golongan hingga agama.

“Banyak artis di Indonesia, namun Glenn menjadi satu sosok yang berbeda. Tidak hanya di musik. Ia juga selaku inspirator bagi artis dan masyarakat dalam menggerakkan hal-hal apapun. Dan selalu menjadi inisitor tanpa melihat SARA. Menjadi komunikator atau penghubung budaya di Indonesia, menjadi katalisator yang menjembatani perbedaan-perbedaan, sosoknya yang langka di Indonesia dan kami semua kehilangan,” kata Richard Louhenapessy.

Sementara itu, Wishnutama menjelaskan, di tengah situasi wabah pandemi COVID-19 ini, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi sektor yang paling terdampak. Festival Musik di Ambon yang direncanakan bakal dihelat tahun ini pun harus tertunda.

“Kalau kita bicara festival itu sangat berkaitan dengan pariwisata begitu juga sebaliknya. Kami berharap semangat almarhum Glenn harus terus kita wujudkan. Meskipun festival musik Ambon mesti tertunda. Saya harap Walikota Ambon bisa menjaga semangat Glenn untuk membuat festival musik ini tetap terlaksana di kemudian hari,” kata Wishnutama.

“Semoga melalui pertemuan ini kita bisa wujudkan impian Glenn Fredly untuk Kota Ambon. Semoga industri kreatif khususnya di bidang musik akan lebih maju lagi dengan semangat dan idealisme dari sahabat kita Glenn Fredly,” kata Wishnutama.

Baca Juga

error: Content is protected !!