Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Tual dan Maluku Tenggara Tutup Pelabuhan Laut Bagi Kapal Pelni dan Ferry

KM Ngapulu

satumaluku ID - Demi mengantisipasi merebaknya wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid 19), Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun dan Wali Kota Tual Adam Rahayaan, membuat persetujuan bersama untuk melakukan "Penghentian Sementara Pelayaran Kapal Penumpang dari PT. Pelni dan PT. PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP) di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual".

Persetujuan Bersama yang ditandatangani Bupati Maluku Teggara dan Wali Kota Tual dengan Nomor: 552/2221/Setda dan Nomor: 552-1/900 ini, menurut Hanubun dan Rahayaan, dibuat setelah mencermati perkembangan penyebaran Corona Virus Discase 2019 (Covid-19), baik
di Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual dan Provinsi Maluku.

Lewat Persetujuan Bersama ini disebutkan, maka berdasarkan hasil rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, beserta OPD Teknis Tekait, dengan ini disepakti beberapa hal sebagai berikut:

  1. Agar dilakukan penghentian sementara pelayaran kapal penumpang milik PT.PELNI dan PT.ASDP dari dan ke Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, terhitung tanggal 15 April 2020 sampai dengan 31 Mei 2020
  2. Untuk hal-hal yang bersifat penting dan mendesak (khusus angkutan logistik dan barang) di pelabuhan Yos Sudarso Kota Tual, masih diperbolehkan dengan tetap mempertimbangkan Protokol Pencegahan Covid-19,
  3. Khusus untuk pelayaran dengan menggunakan Kapal Motor Ferry (Ro-ro) yang melayani penumpang dan distribuis barang antarpulau di dalam wilayah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, tetap beroperasi seperti biasa dengan tetap mempedomani Protokol Pencegahan Covid-19

Sebagaimana diketahui, data dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Provinsi Maluku, hingga hari ini, Senin (13/4/2020), jumlah warga di Maluku yang terpapar Covid-19 yakni: Kasus terkonfirmasi 14 jiwa dan sembuh 1 jiwa. Sedangkan untuk Kota Tual 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), serta 3 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Selanjutnya untuk Kabupaten Maluku Tenggara, ada 1 PDP dan 2 ODP.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!