Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Kasus Corona di Maluku Bertambah Menjadi 12 Orang, Sekda: Jangan Panik Berlebihan, Tapi Waspada

satumalukuID- Kasus terkonfirmasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Maluku terus bertambah, Sabtu (11/4/2020). Kini berjumlah 12 orang. 11 dirawat dan 1 telah dinyatakan sembuh.

Bertambahnya kasus 12 Corona Virus di Maluku ini dipastikan setelah hasil Rapid Test dan Polymerase Chain Reaction (PRC) yang diuji sama.

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, mengatakan, update terbaru hari ini terdapat penambahan 9 orang pasien.

Penambahan kasus pandemik di Maluku ini berasal dari Kota Ambon, Saparua-Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat (SBB).

Kota Ambon terdapat 3 kasus baru. Mereka terjangkit dari pasien 02 yang adalah nenek berusia 74 tahun. Kini, 3 orang tersebut dinamakan pasien 04, 05 dan 06.

Kasrul mengaku, meski terpapar, namun tiga pasien itu tidak menunjukkan gejala sakit. Hal itu, tambah dia, menunjukkan virus tersebut sudah bertransformasi lokal meskipun orangnya tidak melakukan perjalanan.

Selain itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Halong, juga terkonfirmasi. Dia diketahui melakukan perjalanan dari Manado, Sulawessi Utara.

“Dia kami namakan pasien kasus 07,” tambah Kasrul yang juga merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku tersebut.

Hal serupa juga dialami dua orang PDP asal Saparua. Ayah dan anak ini, juga terkonfirmasi sama seperti ibunya yang tak lain adalah pasien 03. Tiga keluarga ini diketahui diketahui melakukan perjalanan ke Bau-Bau, Sulawessi Tenggara.
“Kita namakan Ayah dan putrinya itu pasien kasus 08 dan 09,” tambahnya.

Untuk pasien kasus 10, merupakan rujukan dari SBB. Ditambah dengan kasus 11 dan 12 yang adalah merupakan siswa calon perwira (Capa) Polda Maluku. 2 siswa Capa ini merupakan anggota dari 12 orang yang kabarnya positif versi Rapid Test kemarin.

"Jadi total yang terkonfirmasi sampai hari ini sebanyak 12 orang. Satu sudah sembuh (Kasus 01 asal Bekasi)," ujarnya.

Menurutnya, meski berdasarkan hasil Rapid Test dan PRC dinyatakan positif, tapi 11 pasien tersebut hingga saat ini dalam kondisi klinis baik.

Khusus untuk Kabupaten Maluku Tengah dan SBB, Kasrul mengaku pihaknya telah berkoordinasi untuk segera melakukan pelacakan atau tracking terhadap siapa saja yang pernah kontak erat dengan pasien positif.

"Sekali lagi kami menghimbau masyarakat agar jangan panik berlebihan, tapi tetap waspada. Yang melakukan perjalanan untuk segera melakukan karantina mandiri. Kalau tidak bisa karantina di rumah, segera lapor RT untuk karantina terpusat dan diawasi oleh negeri," harapnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!