Sekilas Info

MINUMAN KERAS

Di Hadapan Kapolresta Ambon, Masyarakat Negeri Liang Baca Pernyataan Tidak Menjual Miras

Foto: satumaluku/Humas Polresta Ambon) Kapolresta Pulau Ambon Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang.

satumalukuID- Minuman keras (miras) kerap menjadi pemicu terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Salah satunya di Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Negeri itu sering terjadi permasalahan sesama anak kampung, khususnya kaula muda. Pemicunya adalah miras. Dari persoalan anak muda, merembet kepada persoalan keluarga besar.

Untuk menyelesaikan konflik yang sering terjadi antara beberapa keluarga hingga berujung pada terganggunya kamtibmas, Pemerintah Negeri, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat menggelar rapat bersama di Balai Pertemuan, Kamis (9/4/2020).

Dalam rapat itu, Kepala Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease yang turut diundang hadir bersama jajarannya. Diantaranya Kabag Ops, Kasat Binmas, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasubbag Humas dan Kapolsek Salahutu.

Kepala Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang, memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat Negeri Liang. Dia meminta warga untuk menghentikan tindakan-tindakan yang dapat menggaggu kamtibmas.

"Menjual dan mengkonsumsi miras sudah tentu tidak ada yang menguntungkan, justru menjadi pemicu akar permasalahan yang mengganggu kamtibmas," kata dia.

Simatupang meminta Penjabat dan Saniri Negeri Liang agar dapat membuat aturan dan sangsi adat terkait penjualan miras. Ini dilakukan agar bisa mengambil langkah tegas kepada pelaku.

"Ketika ada permasalahan ke depan dan tidak menemukan penyelesaian lagi, baru semua harus diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Mantan Kapolres Pulau Buru ini juga meminta peran orang tua terhadap anak-anaknya. Peran orang tua penting sebagai fungsi kontrol untuk mendidik buah hati mereka menjadi orang yang baik.

Dia juga menyarankan kepada Pemerintah Negeri Liang dan tokoh masyarakat untuk membentuk Forum Kemitraan Perpolisian Masyarakan (FKPM).

"Ini agar dapat membantu kepolisian dalam penanganan masalah di dalam Negeri Liang," pintanya.

Selain memberikan himbauan mengenai Kamtibmas, orang nomor 1 Polri di Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini juga menjelaskan mengenai penanganan dan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Kepada masyarakat saat beraktifitas di luar rumah selalu menjaga jarak dan selalu memakai masker serta selalu mencuci tangan dan menjaga kebersihan," ajaknya.

Perwira menengah tiga melati di pundaknya ini juga menghimbau warga agar dapat menunda mudik.

"Kalau ada warga yang mudik dari luar Maluku supaya dilakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah," tandasnya.

Usai pertemuan Pemerintah Negeri Liang dan Masyarakat membacakan surat pernyataan bersama untuk tidak menjual miras di Negeri Liang.

Pembacaan surat pernyataan tersebut disaksikan secara langsung oleh Kapolresta Ambon dan jajarannya, tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemuda.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!