Sekilas Info

Terkait Virus Corona, ODP di Maluku Utara Mencapai 348 Orang

Foto: Abdul Fatah Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari Tobelo Kabupaten Halmahera Utara pada Minggu (5/4) Siang dirujuk ke RSU Chasan Boesoerie Ternate menggunakan speedboat.

satumalukuID - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Maluku Utara (Malut) menyatakan, berdasarkan hasil pengolahan data dan informasi Dinas Kesehatan setempat melalui 10 kabupaten/kota dan KKP Kelas III Ternate tercatat Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 348 orang.

"Untuk kasus ODP terjadi penambahan sebanyak 15 orang baru ditemukan saat tim melakukan pemantaua di pintu masuk daerah," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut, dr Rosita Alkatiri melalui siaran pers, Minggu (5/4/2020)

Menurut dia, jumlah kasus ODP terbanyak berasal dari Kabupaten Halmahera Selatan yakni 94 orang, Halmahera Utara 69 orang, Tidore Kepulauan 46 orang, Halmahera Timur 44 orang, Kota Ternate 32 orang, Pulau Morotai 23 orang, Halmahera Barat 18 orang, Kepulauan Sula 12 orang, Halmahera Tengah 10 orang dan Kepulauan Taliabu tiga orang.

Orang Tanpa Gejala (OTG) terjadi penambahan sebanyak lima orang dari Kota Ternate berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi.

Sedangkan, kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada peningkatan menjadi tujuh orang, di mana PDP yang baru dari Kabupaten Halmahera Utara yang dirujuk ke RSUD Chasan Boesoerie Ternate.

"Bahkan, untuk kasus PDP sementara menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Chasan Boesoerie Ternate sebanyak tujuh orang dan satu orang kasus terkonfirmasi positif Corona.

Dia mengemukakan,  sebelumnya pasien terkonfirmasi positif Corona menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Chasan Bosoirie Ternate melalui hasil pemeriksaan pertama dinyatakan negatif.

"Memang, sesuai hasil pemeriksaan pertama pasien terkonfirmasi positif Corona telah diterima oleh tim gugus tugas dan hasilnya negatif, namun masih menunggu hasil pemeriksaan kedua yang saat ini telah dikirim ke Litbang Kemenkes," kata dr Rosita.

Sebab, sesuai SOP, pasien positif terkonfirmasi Covid-19 harusnya melalui pemeriksaan swab sebanyak dua kali guna memastikan tubuhnya apa terbebas dari wabah pandemik ini apa tidak, dan jika hasil tes untuk kedua kalinya jika hasilnya tetap negatif, maka pasien yang saat ini tengah menjalani isolasi di RSUD Chasan Boesoerie Ternate bisa dipulangkan.

Penulis: Abdul Fatah
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!