Sekilas Info

PENANGANAN COVID 19

Meski Terkonfirmasi Kasus 02 Corona di Maluku, Namun Kondisi Fisik Pasien Semakin Membaik

Foto: Humas Pemprov Maluku Gubernur Maluku, Bpk. Murad Ismail, saat menyampaikan keterangan resmi terkait pasien 01 positif Covid-19 yang setelah menjalani pemeriksaan spesimen untuk kedua dan ketiga kalinya, hasilnya dinyatakan negatif dan sembuh total, beberapa waktu berselang.

satumakukuID - Meski sudah terkonfirmasi sebagai kasus 02 atau pasien 02 positif Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Provinsi Maluku, namun kondisi kesehatan perempuan lansia berinisial L (74 tahun), kondisi fisiknya justru semakin membaik.

"Secara klinis sebenarnya kondisi pasien tersebut semakin hari semakin membaik. Hal itu ditunjukan dengan tekanan darah, suhu tubuh, dan asupan oksigen dalam kondisi baik," ungkap Ketua Harian Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, di Ambon, Senin (6/4/2020) malam.

Namun karena hasil PCR positif, kata Kasrul yang juga Sekretaris Daerah Maluku ini, maka pihaknya akan menginformasikan kepada pihak-pihak terkait untuk penanganan selanjutnya.

Terkait dengan bertambahnya kasus positifnya hasil PCR dari pasien di Rumkit Tingkat III dr.J.A. Latumeten Ambon atau dikenal juga dengan nama  Rumah Sakit Tentara (RST), yang baru didengar Senin malam itu, pihaknya disebut Kasrul, selanjutnya akan membahas langkah-langkah pengawasan kedepan.

"Informasi baiknya adalah kami mendapat info bahwa pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, sudah menetapkan salah satu penginapan atau hotel di ini, sebagai tempat isolasi bagi para pelaku perjalanan. Langkah selanjutnya kita harus lebih diperketat. Perlu kerja lebih sistematis lagi," tegasnya

Pihaknya akan berkoordinasi secepatnya dengan pihak Pemkot Ambon untuk menelusuri (tracking), terkait pasien 02 Covid di Maluku ini.

Menurut Kasrul, semenjak Kasus 02 dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan cepat dengan menggunakan Rapid Test, Gugus Tugas Kota Ambon sudah mulai melakukan tracking.

Lebih lanjut, Kasul mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan terus mengikuti peraturan pemerintah terutama jaga jarak, tetap di rumah kecuali ada urusan mendesak, menggunakan masker, dan melakukan karantina mandiri bagi pelaku perjalanan atau mereka yang berpotensi terpapar Corona.

"Sekali lagi saya mengingatkan kepada katong samua untuk tidak membuat stigma kepada pasien ini, dan tidak melakukan diskriminasi. Mari kita dukung pasien ini dengan cara kita memberikan informasi yang benar, misalnya saat sebelum dirawat di rumah sakit, dia pernah melakukan kontak dengan siapa saja," harap Kasrul.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!