Sekilas Info

PETIK PESAN

Kuatkan Hatimu, Kamu Tidak Sendiri

satumalukuID/Freepik.com

Dalam hari-hari kita menghadapi dan berusaha bersama "memutuskan rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)", ada banyak orang yang bekerja keras untuk hidupnya dan hidup orang banyak.

Para pekerja harian mulai merasakan kesulitan tertentu, dalam pemenuhan kebutuhannya. Pemerintah tentu punya banyak cara untuk mengatasi dampak ekonomi, dari instruksi #kerjadirumah atau #tadodalamrumah. Namun kita juga harus menjadi masyarakat yang baik (the good society) untuk mengembangkan kearifan bertetangga, melepaskan individualisme dan mengimplementasi pesan kehidupan: "berbagilah dengan sesama". Jadi saudara-saudara, "Kuatkan hatimu, Kamu tidak sendiri".

Para petugas laboratorium kesehatan (LabKes), dokter, perawat, terus berjuang untuk mencegah, mengobati, memulihkan, mengedukasi. Mereka tidak bekerja karena data atau demi data statistik naik atau turun, sebab resiko kerjanya pun bukan soal akurasi data tetapi "perlindungan diri" dan pertolongan kepada orang lain. Ini bukan soal angka, tetapi soal hidup. Jadi mari topang mereka termasuk dengan #tadodalamrumah atau #stayathome. Kepada saudara-saudara di garis terdepan ini, "Kuatkan hatimu, Kamu tidak sendiri".

Ada Pemerintah dengan seluruh elemennya, termasuk Badan Penanggulangan Bencana, serta semua komponen pemerintahan terkait, aparat TNI/Polri, sampai ke Raja/Kepala Desa, RT/RW. Mereka berulang kali memberi edukasi dan juga menempuh banyak kebijakan untuk memerangi corona. Mari kita menjadi warga yang dewasa dan mandiri untuk bersama-sama berperang melawan Covid-19. Ini pandemik, dan harus diperangi bersama-sama. "Kuatkan hatimu, Kamu tidak sendiri".

Semua masyarakat yang adalah orang beragama pun menghadapi Corona sebagai suatu pembelajaran iman/beragama. Bila #ibadahdirumah menjadi keputusan lembaga agama, yakinlah itu tidak akan memudarkan iman kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebab bukankah orang percaya itu pada awalnya memberi respons beragama dari dalam rumahnya? Jadi bukan kita di sini saja, orang beragama di seluruh dunia saat ini sedang #beribadahdalamrumah masing-masing. Tuhan tetap ada, jadi "kuatkan hatimu, kamu tidak sendiri".

Secara husus kepada katekhisan Gereja Protestan Maluku (GPM) yang sebenarnya besok (5 April) diteguhkan sebagai anggota sidi gereja, kondisi ini harus diterima sebagai proses pematangan iman, bahwa keputusan iman itu adalah keputusan Hikmat dan anda telah belajar untuk beriman kepada Tuhan di masa sulit sekalipun. "Kuatkan hatimu, Kamu tidak sendiri".

Akhirnya, "Kuatkan hatimu, Kamu tidak sendiri" saudara-saudara yang terpapar corona dan sedang dalam perawatan, juga keluarga yang telah ditinggalkan orang-orang yang dikasihi. Kami ada #berdoadirumah pula untuk saudara-saudara semua. Tuhan pasti menolongmu.

Mari jalani hari ini dengan tetap saling menguatkan.
"Kuatkan hatimu, Kamu tidak sendiri".

Penulis: Elifas Maspaitella
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!