Sekilas Info

KASUS KEBAKARAN

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kebakaran Ongkoliong Ambon, Ini Kronologisnya

satumalukuID- Sempat menghilang, Irfan bin Sulaiman yang menyerahkan diri pada Minggu (29/3/2020) pukul 20.35 WIT, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran hebat di Kawasan Ongkoliong, Negeri Batu Merah, Kota Ambon, dini hari kemarin.

Irfan diduga lalai karena menyalakan lilin di dalam kamar kontrakannya. Apalagi, dia saat itu dalam kondisi mabuk minuman keras (miras). Perbuatannya menyebabkan 73 unit rumah warga dan dua orang laki-laki tewas terbakar di dalam kamar mereka.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon, Iptu Julkisno Kaisupy, mengaku, lelaki 39 tahun itu ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran, karena kelalaiannya sendiri.

Dia menjelaskan, sebelum terjadi peristiwa naas itu, pada sekira pukul 02.00 WIT, Irfan bersama sejumlah rekannya meneguk miras di pelabuhan.

Setelah berpesta miras, Irfan pulang dan kemudian berantem dengan istrinya. Ia adu mulut karena diduga cemburu dengan istrinya. Saat cek cok mulut, istrinya lalu memilih keluar dari kamar bersama 2 orang anak mereka.

Melihat anak dan istrinya Irfan kemudian mengambil lilin dan membakarnya. Lilin itu diletakan di atas meja beralaskan kain.

"Setelah itu pelaku pergi membawa koper ke rumah saudara Umar di Batu Merah," kata Kaisupy kepada satumalukuID, Senin (30/3/2020).

Tak berselang lama, tersangka kembali pulang. Tujuannya untuk mengecek anak-anaknya. Tapi naas, setelah di depan rumah, dia melihat kobaran api sudah membesar.

"Saat itu pelaku berlari keluar dan berteriak "Nani Galih terbakar" karena pelaku mengira anaknya telah terbakar," jelasnya.

Mendengar Irfan berteriak, sejumlah warga kemudian berteriak dan meminta agar dirinya segera diamankan.

"Tapi saat itu pelaku kabur ke rumah Safru," tambah juru bicara Polresta Pulau Ambon ini.

Irfan terbukti kuat lalai hingga menyebabkan kebakaran, dari sejumlah keterangan saksi, dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setah diusut, dia lalu ditetapkan sebagai tersangka. Ia disangkakan Pasal 187 dan atau Pasal 188 KUHP tentang kebakaran yang menyebabkan matinya seseorang.

"Tersangka terancam hukuman penjara selama 12 tahun," pungkasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!