Sekilas Info

MENGATASI VIRUS CORONA

Pemprov Maluku Siapkan 582 Tempat Tidur pada 6 Balai Diklat untuk Karantina Kelompok Rentan Covid-19

Foto: satumalukuID/Istimewa Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang.

satumalukuID - Koordinator Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease 19 (Covid-19) Provinsi Maluku, Kasrul Selang menyampaikan, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Gugus Tugas Covid-19 telah menyusun alur karantina terpusat, dan karantina alternatif bagi pelaku perjalanan, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) berat, PDP ringan, dan pasien positif Covid-19 di daerah ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasrul yang juga Sekretaris Daerah Maluku ini, pada rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota Ambon yang dihadiri Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dan jajaranya, serta Komandan Kodim 1504 Pulau Ambon Letkol Kav. Cecep Tendy Sutandi, bersama Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Leo Simatupang, di Kantor Gubernur Maluku, Jumat (27/3/2020).

Kasrul memaparkan hal tersebut, sebagai strategi melokalisir kelompok rentan terpapar Covid-19, agar dapat mencegah dan mengendalikan penyebaran virus yang kini sudah menjadi pendemi global tersebut.

"Telah kami siapkan sebanyak 582 unit tempat tidur. Perhitungannya, di Asrama Haji Waiheru Ambon dengan jumlah kapasitas 136 tempat tidur, dan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPDSM) Provinsi Maluku sebanyak 96 tempat tidur," ungkap Kasrul.

Selain di dua tempat tersebut, Kasrul menambahkan, pihaknya juga sudah menyiapkan antara lain, sebanyak 48 tempat tidur di Diklat Pertanian, 192 tempat tidur di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Maluku, 80 tempat tidur di Diklat Kementerian Agama Provinsi Maluku, serta 30 tempat tidur pada Diklat Perikanan Provinsi Maluku. Semuanya dengan perbantuan tenaga medis.

“Untuk kasus ringan, karantina dilakukan di Diklat BPSDM, kontak erat dengan kasus positif dan PDP ringan di LPMP. Sementara pelaku perjalanan dan ODP, proses karantinanya dilakukan di Diklat Agama, Diklat Pertanian, dan Asrama Haji Waiheru,” terang Kasrul.

Menurut dia, pemerintah juga memilah PDP berat, sedang, dan kasus positif, yang akan ditempatkan di RSUD dr. Haulussy dinkawasan Kudamati Ambon, dan di RSUP dr. Johanes Leimena kawasan Rumahtiga Ambon, serta Rumah Sakit Tingkat II milik TNI Angkatan Laut di kawasan Halong Ambon.

Selain strategi karantina tadi, Kasrul mengungkapkan, strategi lainnya yang dijalankan ialah dengan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat terkait physical distancing atau menjaga jarak fisik dengan orang lain untuk memastikan virus Corona tidak meluas.

“Masyarakat harus diedukasi, kenapa kita harus melakukan social (physical) distancing dengan melibatkan lintas sektor. Misalkan dengan cara menjangkau komunitas muda untuk menyebarkan pesan positif Covid-19 di media sosial,” ujarnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!