Sekilas Info

MENGATASI VIRUS CORONA

Maklumat Gubernur Soal Wajib Karantina 14 Hari Bagi Penumpang Bukan Penduduk Maluku, Baru Beredar di WhatsApp Group

Foto: satumalukuID/Ian Tosisutta Gubernur Maluku Murad Ismail memberikan keteranga kepada pers di depan Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Selasa (24/3/2020), terkait kebijakan mengkarantina penumpang bukan warga Maluku.

satumakukuID - Gubernur Maluku Murad Ismail, Selasa (24/3/2020) lalu menyatakan, bahwa setiap penumpang dari luar Maluku yang tiba di Ambon wajib dikarantina selama 14 hari. Terutama untuk penumpang yang bukan warga di Maluku. Namun pantauan satumalukuID di Bandara Internasional Pattimura Ambon, hingga Kamis (25/3/2020), pernyataan mantan Kepala Korps Brimob Polri ini belum direalisasikan di lapangan.

Namun hari ini, mulai beredar di sejumlah WhatsApp Group, Maklumat Gubernur Maluku Nomor 443.1-18 Tahun 2020, tentang Pencegahan Penggulangan dan Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) pada Pintu Keluar dan masuk Wilayah Provinsi Maluku, yang ditandatangani Gubernur Murad di Ambon, Senin (23/3/2020).

Pada maklumat itu, secara tegas Gubernur Murad menyebutkan soal kewajiban karantina bagi penumpang yang bukan warga Maluku, selama 14 hari pada fasilitas yang telah disediakan. Kemungkinan fasilitas yang disediakan ini yaitu Badan Diklat Maluku, yang hari ini sempat dikunjungi Ketua Gugus Perecepatan Penanganan Covid 19 Maluku, yang juga Sekda Maluku Kasrul Selang.

Bagian pertama Maklumat Gubernur Maluku ini menyebutkan, bahwa berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 148 tahun, 2020 tentang Penetapan Status Darurat Bencana Non Alam Covid 19 di wilayah Maluku, maka Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, melakukan pencegahan, penanggulangan dan pengendalian secara cepat, tepat fokus, dan terpadu agar penyebaran tidak meluas, sehingga mengganggu kemanan dab ketertiban masyarakat.

Bagian kedua berisi lima poin maklumat, yang selengkapnya berbunyi sebagai berikut:

  1. Penundaan dan/atau pembatasan perjalanan kedatangan ke wilayah Provinsi Maluku, dan keberangkatan keluar wilayah Provinsi Maluku, melalui jalur transportasi udara dan/atau, kecuali untuk hal-hal yang bersifat penting dan urgen.
  2. Setiap orang yang masuk ke wilayah Provinsi Maluku wajib mengisi formulir kedatangan yang telah disiapkan oleh petugas bandara udara dan/atau pelabuhan laut.
  3. Setiap orang yang masuk ke wilayah Provinsi Maluku wajib melakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing selama 14 hari atas pengawasan keluarga dan pusat pelayanan kesehatan setempat.
  4. Setiap orang yang masuk ke wilayah Provinsi Maluku yang bukan penduduk di wilayah Provinsi Maluku wajib dikarantina selama 14 hari pada fasilitas yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi Maluku.
  5. Seluruh biaya yang dikeluarkan selama pelaksanaan karantina pada fasilitas yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi Maluku ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Maluku.

Pada bagian berikut Maklumat ini, Gubernur Murad meminta, setiap warga masyarakat di wilayah Provinsi Maluku agar tetap bersikap tenang, waspada dan percaya kepada Pemerintah Daerah.

Selanjutnya, warga diingatkan, bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan Maklumat ini, maka akan dilakukan tindakan sesuai peraturan perundang-undangan.

Pada bagian terakhir, disebutkan, Maklumat tersebut disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

Baca Juga

error: Content is protected !!