Sekilas Info

ANTISIPASI VIRUS CORONA

Tamu Positif Corona, Amaris Hotel Ditutup Sementara Atas Instruksi Wali Kota Ambon

Foto: satumalukuID/Ian Toisutta Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dan Kota Ambon tampak sedang melakukan pemeriksaan di dalam Amaris Hotel, Kota Ambon, Senin (23/3/2020).

satumalukuID- Pasca dinyatakan seorang tamu Amaris Hotel positif corona virus, pihak managemen langsung melockdown Hotel yang berada di Jalan Diponegoro, Kota Ambon, Minggu (22/3/2020). Penutupan itu, juga dilakukan berdasarkan instruksi Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.

"Kemarin Pak Walikota sudah sampaikan, yang pernah nginap di Amaris itu positif. Jadi kita dianjurkan untuk tidak menerima tamu dulu," kata Firman, manager Amaris Hotel, Senin (23/3/2020).

Permintaan Wali Kota, kata Firman, direspon positif. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan sterilisasi area hotel.

"Jadi kita sementara tunggu dinas terkait untuk pembersihan, disterilkan area-area kita supaya tamu-tamu kita baik yang di Ambon maupun di luar Kota Ambon merasa aman masuk ke situ," jelasnya.

Firman mengaku, pasca beredarnya isu Corona, secara internal pihaknya langsung melakukan sanitizer dan penyemprotan rutin.

"Sekarang kita lagi menunggu dari dinas terkait supaya kita sama-sama kalau mau disemprot biar kepercayaan warga kembali lagi kalau di Amaris itu aman," tambah dia.

Dia mengatakan, lockdown akan dibuka kembali jika semua proses sterilisasi oleh tenaga medis selesai dan juga menunggu instruksi Wali Kota Ambon lebih lanjut.

"Saya sudah anjurkan lockdown dulu. Sampai kapan, kita menunggu informasi dari Wali Kota Ambon. Yang jelas apa yang dianjurkan kita lakukan sterilisasi dulu, pembersihan dulu, periksa karyawan baru kita informasikan sudah seperti apa," ujarnya.

Menyoal 14 rekan dari pasien positif corona, tambah Firman, masih berada di hotel tersebut. Mereka saat ini sudah dalam pengawasan Dinas Kesehatan.

"Informasinya kemarin sudah langsung dicek, didatangi tempat kerjanya dan semuanya dalam keadaan normal sehat dan beraktifitas seperti biasa," kata dia.

Kendati demikian, kata dia, belasan tamu Amaris ini untuk sementara dilarang beraktivitas dan diinstruksikan tetap tinggal di dalam hotel.

"Kalau di Amaris sendiri kemarin dari Dinas Kesehatan sudah mendata kita dan saya pun meminta agar semuanya juga dicek, biar semuanya clear, biar kita juga enak," sebutnya.

Firman mengaku, hingga saat ini kondisi semua karyawan Amaris berjumlah sekitar 50 orang dalam keadaan sehat walafiat.

"Dengan adanya kasus positif corona dan tingkat hunian juga menurun, kita menganjurkan sebagian karyawan untuk di rumah dulu," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!