Sekilas Info

ANTISIPASI VIRUS CORONA

Terkait 1 Orang Positif Covid 19 di Ambon, Sekda Maluku Minta Warga Jangan Panik dan Tak Berkegiatan di Luar Rumah

Foto: satumalukuId/freepik.com Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

satumalukuID - Setelah mengumumkan satu orang warga asal Bekasi, Jawa Barat, yang berkunjungke Kota Ambon, positif terjangkit virus Corona, Sekretaris Daerah Maluku sebagai Ketua Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) Provinsi Maluku, meminta kerjasama dari setiap elemen masyarakat untuk sama-sama menanggapi hal ini secara positif.

"Kami juga meminta agar kita semua jangan panik, serta himbauan kami terhadap seluruh masyarakat Kota Ambon agar tidak melakukan kegiatan di luar rumah," ujar Kasrul pada konferensi pers bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Meykal Pontoh, Kepala Bappeda Provinsi Maluku Djalaludin Salampessy, dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Maluku Melkias Lohy, di Ambon, Minggu (22/3/2020).

Kasrul kemudian menyampaikan bahwa per hari ini, pihaknya juga kita telah mengumpulkan data dari sebelas Kabupaten Kota bahwa Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 53 orang, dengan perincian sebagai berikut:

1) Kota Ambon ODP 6 orang
2) Kabupaten Seram Bagian Barat ODP 3 orang
3) Kabupaten Buru ODP 10 orang
4) Kota Tual ODP 2 orang
5) Kabupaten Kepulauan Tanimbar ODP 26 orang
6) Kabupaten Kepulauan Aru ODP 6 orang

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pemantauan (PDP), menurut Kasrul, berjumlah 1 orang di Kota Ambon dan sementara dirawat di RSUD dr. M. Haulussy Ambon.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dr. Meykal Pontoh meminta semua rumah sakit yang ada di Provinsi Maluku, harus menyiapkan ruang isolasi terhadap setiap pasien yang diduga terjangkit virus Corona.

"Namun untuk sentral pengobatannya ada di RSUD Haulussy Ambon," terangnya.

Terkait meningkatnya ODP di Provinsi Maluku, Meykal katakan, ini karena rata-rata orang-orang tersebut kembali dari melakukan perjalanan keluar Provinsi Maluku.

"Ketika mereka datang kembali, dapat distatuskan sebagai ODP seperti contoh di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang angkanya melonjak menjadi 26 orang," ungkap Meykal.

Penulis: Embong
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!