Sekilas Info

ANTISIPASI VIRUS CORONA

Setelah Siapkan 60 Wastafel Portable untuk Rumah Ibadah, Hari Ini Dinas PUPR Kota Ambon Pasang di Jalanan Umum

Foto: satumalukuID/Dinas PUPR Kota Ambon Warga sedang menggunakan wastafel porteble yang dipasang Dinas PUPR Kota Ambon, pada salah satu rumah ibadah yang ada di kota ini.

satumalukuID - Setelah kemarin menyiapkan 60 wastafel portable dan mulai memasangnya pada sejumlah rumah ibadah, hari  ini Sabtu (21/3/2020), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon kembali menyiapkannya untuk dipasang pada jalanan umum.

"Hari ini kami kembali kami memasang wastafel portable, yang dilengkapi dengan tanki, pada jalan umum yang tidak memiliki jaringan air," ujar Kepala Dinas PUPR Kota Ambon Enrico Matitaputty, kepada satumalukuID, di Ambon, Sabtu (21/3/2020).

Dia menyebutkan untuk wastafel yang portable saja, sementara di pasang pada kawasan Pattimura Park, Lapangan Merdeka, kemudian di Amahusu Beach. Sedangkan untuk wastafel yang menggunakan tangki, baru diujocobakan hari ini dan dipasang di kawasan jalan A.Y. Patty.

"Wastafel portable di jalan-jalan umum yang sudah disiapkan ini, seperti jalan A.Y. Patty, jalan A.M. Sangaji, jalan Pangeran Diponegoro dan jalan Pattimura. Sementara dalam proses perakitan, minggu depan sudah terpasang," ungkapnya.

Menyinggung tentang wastafel portable untuk rumah ibadah, Enrico katakan, sudah selesai dirakit sebanyak 60 buah, dan sudah dipasang pada sejumlah gereja di dalam kota, diantaranya di Gereja Maranatha, Gereja Katedral, Gereja Bethania, Gereja Joseph Kam, Gereja Nehemia dan Gereja Silo.

"Ini kita kejar untuk warga yang kemungkinan akan ibadah di hari Minggu besok. Sedangkan untuk masjid akan kita pasang sebelum Jumatan berikut. Kemarin tidak keburu dipasang sebelum Jumatan," tuturnya.

Dia menambahkan, pemasangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy juga akan diprioritaskan, terutama pada pintu masuk dan pintu keluar.

"Kami ingin semua rumah ibadah ditempatkan wastafel portable ini, hanya saja stoknya sangat terbatas di Kota Ambon. Yang sudah ada ini kami kumpulkan dari semua toko bangunan yang ada di Kota Ambon," ungkapnya.

Terkait dengan ketersediaan air dan sabun pada wastafel portable yang ada, Enrico memohon partisipasi masyarakat untuk melaporkannya jika habis, melalui inbox massage di account FB Enrico Matitaputty. "Memang sudah ada petugas yang akan memonitor juga, namun kami juga berharap partisipasi masyarakat untuk membantu memberi informasi," pungkasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!