Sekilas Info

VIRUS CORONA

Belum Terapkan Work From Home, Wali Kota Ambon Berlakukan Pembatasan Jam Kerja

Foto: satumalukuID/Istimewa Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.

satumalukuID - Meski beberapa daerah sudah memberlakukan waktu kerja di rumah atau tenar dengan sebutan Work From Home (WFH) untuk Aparat Sipil Negara (ASN), guna mengantisipasi merebaknya Corona Virus Diesies 2019 (COVID-19), namun Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy belum mengambil opsi tersebut.

Namun untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di kota berjuluk UNESCO City of Music ini, Wali Kota Richard menerapkan waktu kerja yang diperpendek, menjadi hanya 4 jam per hari.

Langkah ini diambil, menyusul kebijakan yang sudah diambil sebelumnya, yaitu menghentikan aktivitas belajar mengajar mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di sekolah, lalu menggantinya dengan sistem belajar dari rumah.

Kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Jumat (20/3/2020), Richard katakan kebijakan empat jam per hari ini, terutama terkait waktu pelayanan publik di jajaran Pemerintah Kota Ambon.

"Saya sudah tegaskan untuk pelayanan umum di jajaran Pemkot Ambon, hanya pada  jam 10.00 hingga 14.00 WIT. Setelah itu stop," terang Richard.

Khusus untuk pelayanan Dinas Catatan Sipil, menurut Richard, untuk sementara terkait proses administrasi kependudukan sedang dihentikan. "Kecuali ada yang betul-betul urgen, ini demi kepentingan kita bersama," tandasnya.

Dia menegaskan tidak main-main dalam menentukan langkah-langkah antisipasi COVID-19. Termasuk kebijakannya merumahkan beberapa Kepala Organisasi Pemerintahan daerah (OPD) di jajaran Pemkot Ambon, serta camat, dan beberapa lurah serta pegawai  yang baru pulang bepergian dari luar daerah, seperti Kota Jakarta.

"Jika ada indikasi, maka mereka akan ada dalam pengawasan. Tetapi sejauh ini, tidak ada indikasi apa-apa," ujar Richard.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!