Sekilas Info

KORBAN TENGGELAM

Cari Ikan Mujair, Bocah 6 Tahun di Wara Ambon Ditemukan Tewas Tenggelam dalam Kolam

satumalukuID/Embong Ilustrasi korban.

satumaluku- Naas menimpa SU, warga Wara Air Kuning, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Bocah 6 tahun, ini ditemukan tewas tengggelam di dalam kolam sembilan, kawasan Kantor UPTD Pengolahan Tinja, Kota Ambon, tak jauh dari tempat tinggalnya.

"Korban ditemukan meninggal dunia. Dia tenggelam pada hari Selasa (17/3/2020) kemarin," ungkap Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy, Rabu (18/3/2020).

Menurutnya, korban ditemukan pertama kali oleh Abrian Puluhatumena, warga Wara, Desa Batu Merah. Tukang ojek yang merupakan tetangga korban ini, menemukan korban setelah mendapati ibunya sedang menangis di rumah.

Penasaran, pemuda 27 tahun ini mendekat dan menanyakan ibu korban. Setelah mendengar penjelasan bahwa korban hilang, tapi sendalnya ditemukan di dekat kolam tempat kejadian perkara (TKP), Abrian menuju lokasi kejadian.

Di TKP, Abrian masuk dalam kolam sambil tangannya meraba-raba. Dia kemudian terkejut setelah tangannya memegang kaki tak diketahui. Saat diangkat ternyata adalah korban.

"Saksi lalu mengangkat korban dan membawanya ke tepi kolam selanjutnya di bawa ke rumah korban," jelasnya.

Korban bermain bersama sejumlah temannya di TKP. Dia ke TKP setelah pulang sekolah dan ganti baju di rumah. Keberadaan korban tanpa diketahui orang tuanya.

"Korban bermain tanpa sepengetahuan ibunya. Karena khawatir, korban kemudian dicari. Sendalnya kemudian ditemukan di samping kolam. Sementara korban tidak ada," jelasnya.

Menurut GBS, bocah 8 tahun yang bermain dengan korban, kata Kaisupy, bahwa mereka mencari ikan mujair di kolam tersebut. Namun GBS tiba-tiba meras lapar dan pulang ke rumah.

"Saksi sempat mengajak korban pulang tapi korban tidak mau, kemudian saksi langsung pulang dan meninggalkan korban sendirian di TKP," kata dia.

Kasus tersebut, lanjut juru bicara Polresta Pulau Ambon ini, tidak diperpanjang oleh orang tua korban.

"Kematian korban, sudah diikhlaskan kedua orang tuanya," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!