Sekilas Info

VIRUS CORONA

Antisipasi  Sebaran Covid-19, Anggota DPR Dapil Maluku Minta Pemda Support RS Rujukan

satumalukuID/Istimewa Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku, Saadiah Uluputty.

satumalukuID - Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku, Saadiah Uluputty, mengapresiasi langkah Gubernur Provinsi Maluku Murad Ismail dan Pemerintah Kota Ambon yang sigap dan melakukan langkah preventif, untuk mencegah menyebarnya Corona Virus Dieses 2019 (COVID-19), di Maluku. Saadiah mendorong agar semua pemda kabupaten/kota di Maluku melakukan langkah serupa.

“Gubernur Maluku dan Walikota Ambon telah mengambil langkah preventif untuk cegah meluasnya wabah Covid-19 di Maluku. Waspada Covid-19 kita dorong untuk diantasipasi oleh seluruh pemerintah kabupaten/kota di Maluku,” ujar Saadiah kepada wartawan di Ambon, Rabu (18/3/2020).

Bentuk kesiapan antisipasi mewabahnya Virus Corona di Maluku, lanjut Saadiah termasuk di antaranya, memastikan seluruh rumah sakit pemerintah di kabupaten/kota menyiapkan ruang isolasi bagi PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang terjangkiti Covid-19.

“Semua rumah sakit pemerintah di Kabupaten/Kota se-Maluku penting menyiapkan ruang isolasi untuk antisipasi Covid-19,” sarannya.

Menurut dia, penyiapan ruang isolasi ini karena posisi Maluku yang memiliki banyak pintu masuk atau multi gate cukup rawan.

“Arus masuknya orang di Maluku sifatnya multi gate. Bukan hanya lewat bandara dan pelabuhan, tapi pintu-pintu lain juga menjadi jalur masuknya orang ke Maluku,” terangnya.

Tidak semua pintu masuk itu dapat dipantau. “Nelayan dari Pulau Jawa yang menggunakan kapal-kapal ikan, dengan daerah operasi di Kepulauan Aru misalnya, adalah contoh pintu masuk yang saya maksud,” tandas Saadiah, sembrar menambahkan, langkah antisipasi  perlu difikirkan.

“Kesiapan rumah sakit dengan ruang isolasi di wilayah – wilayah seperti di Kepulauan Aru dan Maluku Tenggara, akan membantu kendali atas sebaran Covid-19 di masyarakat,” tutur Saadiah.

Dia meyakini bahwa pemerintah provinsi telah membentuk gugus tugas daerah percepatan penanganan COVID-19, sebagai tindak lanjut dari Keputusan Presiden RI (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020.

“Selain gugus tugas, perlu didorong ada alokasi anggaran penanganan virus corona atau COVID-19. Anggaran itu diperuntukkan bagi pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan khusus untuk warga jika terdampak Covid-19,” sarannya.

Covid-19 kata Saadiah adalah Kejadian Luar Biasa (KLB). Maka, Dinas Kesehatan Propinsi Maluku sejak dini sudah memastikan, rumah sakit rujukan telah siaga untuk melakukan penanganan jika ada yang terpapar Covid 19.

“Rumah Sakit Umum dr. M. Haulussy Ambon dan RS rujukan lainnya, saya kira penting disupport. Seperti  tambahan alat pelindung diri atau APD, sarana prasarana habis pakai, dan viral transport medium (VTM). Ketiganya diperlukan untuk penanganan penyebaran virus Corona,” pungkas politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!