Sekilas Info

VIRUS CORONA

RSUD dr. M. Haulussy Ambon Tiadakan Jam Besuk Pasien Hingga Waktu Tak Ditentukan, sebagai Upaya Meningkatkan Kewaspadaan Penyebaran Corona

Foto: satumalukuID/Ian Toisutta RSUD dr. M. Haulussy Ambon di Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

satumalukuID- "Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan penyebaran COVID-19. Mulai hari ini Senin, 16 Maret 2020, RSUD dr. Haulussy meniadakan BEZUK/JAM KUNJUNGAN PASIEN, sampai dengan waktu yang akan ditetapkan kemudian."

Demikian isi pengumuman yang ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy Ambon dr. Rita Tahitu dan telah tersebar di sejumlah media sosial seperti Facebook dan Whatsaap.

Ditemui wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Dokter Rita, membenarkannya. Menurut dia, langkah itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Corina Virus Dieses 2019 (COVID-19).

Lantas, apakah pasien hanya ditinggalkan bersama perawat rumah sakit saja, kata Rita, tidak. Pasien hanya dijaga keluarganya dan tidak diperbolehkan orang datang membesuk.

"Karena itu rawan sekali. Pendamping atau keluarga pun harus diperiksa sebelum masuk. Tidak ada orang yang boleh besuk lagi, kita membatasi, mulai hari ini," tegas dia.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Meikal Pontoh, sangat mendukung langkah yang diambil RSUD dr. M. Haulussy Ambon.

"Menyetujui 1.000 persen. Kan bukan melarang, tapi membatasi. Jangankan membesuk orang, transportasi saja sekarang Jakarta batasi. Itu upaya untuk pencegahan," kata dia.

Lalu apakah kebijakan RSUD ini akan disamaratakan di seluruh daerah di Maluku, lanjut Pontoh, tergantung kebijakan masing-masing wilayah.

"Kami berharap orang yang sehat jangan sampai sakit, dan orang yang sakit bisa disembuhkan. Jadi pembatasan-pembatasan itu merupakan kebijakan rumah sakit untuk kebaikan kita semua," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!