Sekilas Info

SINERGITAS

Gubernur Murad Mengaku Maluku Tertinggal Jauh Sekali Dibandingkan Provinsi Lain

Foto: satumalukuID/Ian Toisutta Gubernur Maluku Murad Ismail (tengah), Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq (kiri), Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar (kanan), Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Rikwanto (belakang).

satumalukuID- Gubernur Maluku Murad Ismail, meminta semua pihak agar dapat berpikir bersama untuk memajukan daerah. Sebab, daerah berjuluk para Tanah Raja-Raja ini, masih jauh tertinggal dari provinsi lain di Indonesia.

"Maluku sudah tertinggal jauh sekali dari provinsi-provinsi lain. Manfaatkan kekurangan dan kelebihan yang saya miliki ini, untuk memajukan Maluku bersama-sama," kata Murad kepada wartawan di sela-sela Rapim TNI-Polri di Markas Korem 151/Binaiya, Kota Ambon, Selasa (10/3/2020).

Menurut dia, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi jangan ditinggalkan. Ada tiga pilar yang harus dipegang, yaitu pintar tidak menggurui, tajam tidak melukai, dan cepat tapi tidak mendahului.

Prinsip-prinsip sinergitas itu, lanjut Murad, harus memiliki satu tujuan, yakni saling gendong, dukung, papah take and give, atau saling memberi, dan menerima.

"Kita harus menyamakan persepsi, berpikir bersama-sama. Maluku ini kita mau bawa ke mana? Jangan suruh kapolda berpikir sendiri, pangdam berpikir sendiri, gubernur berpikir sendiri. Kita berpikir sama-sama agar Maluku ini kita mau bawa ke mana masalah keamanannya," jelasnya.

Murad mengaku, dirinya tidak pernah berpikir macam-macam. Apa yang harus diterima sebagai gubernur, tak pernah terlintas. Dia hanya ingin bekerja memajukan Maluku.

"Mindset saya sebagai gubernur ini tidak ada macam-macam. Saya mau bekerja saja. Saya mau jadi orang Maluku yang betul-betul punya akses dan memajukan Maluku ini agar bisa bersaing dengan provinsi-provinsi lain," tekadnya.

Jenderal bintang dua purnawirawan Polri ini mengaku telah berlari kencang untuk memajukan Maluku. Dia meminta Organisasi Pemerintah Daerah (OPD)-nya untuk terus bekerja dan tidak stagnan, jika tak ingin ditinggal.

"Seluruh kabinet Jokowi, hampir semua saya sudah menghadap. Kemarin saya sudah ketemu kepala Bappenas dan sudah saya minta semua. Nanti perubahan Maluku ini dari 2020 sampai 2024," tandasnya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!