Sekilas Info

TRANSAKSI NON TUNAI

Di Maluku Sudah Ada 5.591 Merchant Bisa Lakukan Transaksi Non Tunai Melalui HP

satumaluku.ID - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, akan menggelar acara puncak Pekan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) Nasional pada Sabtu (14/3/2020), di Pattimura Park, Ambon.

Kegiatan tersebut merupakan puncak Pekan QRIS Nasional yang digelar secara serentak, diadakan di seluruh Indonesia sejak, Senin (9/3/2020) hingga Sabtu (14/3/2020).

"Sepanjang pekan ini, Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku bersama perbankan dan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) akan melakukan sosialisasi secara langsung ke berbagai tempat seperti instansi pemerintah, pendidikan, UMKM, pasar tradisional, dan modern serta tempat ibadah," terang Kepala Kantor Perwakilan BI Maluku, Noviarsano Manullang, saat konfrensi pers, di Ambon, Selasa (10/03/2020).

Noviarsano katakan bahwa QRIS merupakan QR Code standart untuk melakukan transaksi di Indonesia. Sedangkan selama ini masyarakat khususnya merchant menggunakan beragam QR Code dari masing-masing penyedia sistem pembayaran.

"Hal tersebut terjadi sebab tidak dapat saling digunakan untuk transaksi. Dengan hadirnya QRIS ini, maka akan mempermudah transaksi karena hanya dapat cukup dengan satu QR Code saja di merchant dapat digunakan oleh beragam aplikasi sistem pembayaran," ungkapnya.

Menurut dia, QRIS dapat digunakan oleh seluruh masyarakat yang melakukan usaha seperti pedagang UMKM di pasar tradisional atau modern, pedagang keliling, mall, online shop, dan lain sebagainya.

"QRIS juga dapat digunakan untuk keperluan lainnya, seperti zakat, infaq, shadaqah, iuran kas, dan palang merah. Dan saat ini sudah terdapat beberapa tempat ibadah menggunkannya seperti masjid, gereja, pura, dan wihara," ucapnya.

Noviarsano menyebutkan, di Indonesia sudah terdapat 2,7 juta merchant pengguna, dan untuk Provinsi Maluku saat ini berjumlah 5.591 dan yang tersebar di Kota Ambon sejumlah 5.007, Pulau Buru 22, dan Maluku Tengah sejumlah 385, Maluku Tenggara 45 dan Seram Bagian Timur sebesar 12.

"Untuk saat ini proses pembayaran dilakukan dengan cara QR Code merchant discan oleh user. Kedepannya BI sedang mengembangkan model QR user yang dapat discan oleh merchant. Kemudian untuk selanjutnya pada tahap kedua transaksi QRIS akan menyasar wisatawan yang berkunjung ke Indonesia khususnya dari negara-negara ASEAN, Tiongkok, India, Korea Selatan, dan Jepang," pungkasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!