Sekilas Info

SIDANG JEMAAT GPM

Dari Sidang Jemaat GPM Silo ke-38; Percuma Banyak Program Kalau Tak Ada Implementasi

Ist Penekanan tombol lampu bentuk alkitab sebagai simbol pembukaan Sidang Jemaat GPM Silo ke-38 oleh Majelis Pekerja Klasis Kota. Ambon, Prof Dr Nus. Sapteno, bersama Ketua Majelis Jemaat Silo Pdt Jan Matatula STh dan ketua panitia persidangan Dr. Jimmy Pieters SH, MH.

satumalukuID - Implementasi program pelayanan dan pemberdayaan umat sangatlah penting dari proses persidangan jemaat. Karena percuma saja banyak program atau kegiatan direncanakan, namun implentasinya tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.

"Percuma bikin program banyak. Tapi implentasinya tidak sesuai harapan," ujar Majelis Pekerja Klasis Kota Ambon, Prof Dr Nus Sapteno SH, saat menghadiri persidangan Jemaat GPM Silo ke-38 yang dilaksanakan sejak Minggu (8/3/2020) pagi hingga berakhir pada Senin dini hari (9/3/2020).

Menurut Sapteno yang sehari-harinya menjabat sebagai Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, persidangan jemaat merupakan sarana pengambilan keputusan tertinggi untuk proses penganggaran, pembuatan program pelayanan, pembinaan dan pemberdayaan umat.

"Makanya program jangan banyak dan muluk-muluk. Terpenting implementasinya. Serta program juga harus disesuaikan dengan kebutuhan kekinian. Misalnya saja seperti betapa pentingnya menguasai bahasa inggris dalam suasana persaingan global saat ini. Itu contoh sederhana saja," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPM Silo Pdt Jan Matatula STh mengatakan, persidangan kali ini dilaksanakan dengan tema: "Allah Kehidupan, Tuntunlah Kami Untuk Membela dan Merawat Kehiduoan". Sedangkan sub tema nya yaitu "Bersama-sama Meningkatkan Sumber Daya Manusia dan Alam Semesta Sebagai Panggilan Iman Menghadapi Tantangan Zaman Dalam Kehidupan Bergereja, Masyarakat, Berbangsa dan Bernegara.

"Untuk itu, gereja Silo tetap memposisikan diri sebagai gereja orang basudara. Disini kita menjaga dan merawat iman persaudaraan. Kita terbuka untuk saling merawat kehidupan baik dengan sesama seiman maupun tidak, demi terciptanya persaudaraan sejati," ungkap Matatula.

Turut hadir dalam pembukaan persidangan jemaat tersebut adalah Plt Camat Nusaniwe. Ny Nova Reubun/Soumokil yang ikut menyampaikan sambutannya.

Untuk diketahui, jemaat GPM Silo adalah satu-satunya jemaat di Kota Ambon yang wilayah administrasi dan pelayanannya berada di dua wilayah pemerintahan kecamatan yaitu kecamatan Sirimau dan Nusaniwe.

Persidangan jemaat GPM Silo ke-38 ini dilaksanakan oleh panitia gabungan tiga sektor yaitu Sektor 4, 5 dan 6 yang diketuai oleh Dr. Jimmy Pieters SH MH. "‎Terima kasih untuk semua bantuan dari beberapa pihak serta partisipasi warga jemaat sehingga persidangan ini dapat dilakukan sebagaimana mestinya‎," ucap Jimmy. (NP)

Penulis: Novi Pinontoan
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!