Sekilas Info

KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN

Di Hari Perempuan Sedunia, KOHATI Ambon Harap Ada Pendidikan Seks Cegah Kekerasan Seksual

satumalukuID - Peringatan Hari Perempuan Sedunia, disebut Korps Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) - Wati Cabang Ambon, sebagai momentum bagi organisasi ini, untuk aktif terlibat dalam perjuangan kaum perempuan di Ambon .

"Perempuan Islam harapannya bisa menjadi penggerak perubahan di kota ini," ujar Ketua Umum Korps HMI - Wati (KOHATI) Cabang Ambon, Mega Lina, kepada satumalukuID, di Ambon, Minggu (8/3/2020).

Sebagaimana diketahui, setiap tanggal 8 Maret, Hari Perempuan Sedunia dirayakan di berbagai negara-negara termasuk Indonesia. Tahun ini merupakan peringatan ke-109, dan mengambil tema #eachforequal, atau bumi untuk setara.

"Perubahan dunia yang semakin cepat menjadi alasan untuk memaksimalkan keseimbangan bagi peran perempuan-perempuan muslim. Bumi untuk setara ini satu tagline perjuangan perempuan duni terutama kita di Ambon ini, untuk hidup dalam kesetaran untuk kemajuan yang sama-sama kita dambakan," papar Mega.

Islam sendiri, disebutnya, mengangkat derajat para perempuan. Misalnya di sana jelas bahwa ukurannya adalah nilai kemanusiaan yang sama dengan laki-laki. Perempuan Memiliki hak yang sama dalam berkehidupan, serta beraktivitas sesuai nilai-nilai fitrahnya.

Karena itu, menurut Mega, pihaknya berharap tidak ada diskriminasi gerakan perempuan dalam aktivitas apapun. Sebab banyak sekali kontribusi perempuan di Indonesia, termasuk di Kota Ambon, untuk membangun kota ini semakin maju dan berkeadaban.

"Tidak hanya soal kesetaran. Saat ini banya sekali korban kekerasan seksual yang dilakukan laki-laki. Ini mendakan bahwa gerakan sadar akan pendidikan seks masih sangat minim sekali. Padahal tujuannya untuk memproteksi kita dari tindakan amoral itu," tandasnya.

Itu sebabnya, Mega katakan, di Hari Perempuan Sedunia ini, KOHATI Cabang Ambon tidak ada agenda dialog atau semacamnya. Karena pihaknya juga tidak terlalu suka time show. Namun harapannya kekerasan terhadap perempuan bisa diminimalisir sebab angkanya sangat besar.

"Jadi harapan kami KOHATI Cabang Ambon, agar perempuan diberikan porsi yang sama dalam kerja-kerja yang sifatnya untuk kemajuan Kota Ambon, serta ada gerakan sadar pendidikan seks agar adik-adik perempuan serta semua perempuan di kota ini bisa terhindari dari kekerasan seksual," tutup Mega.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!