Sekilas Info

KASUS KEBAKARAN

Kerugian Akibat Kebakaran Belasan Ruko di Pelabuhan Hitu Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Foto: satumalukuID/Humas Polresta Ambon Sebanyak 14 unit rumah toko (ruko) dan kios milik pedagang di pasar Pelabuhan Hitu, Negeri Hitu Messing, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, ludes terbakar, Jumat (6/3/2020).

satumalukuID- Kebakaran hebat yang menghanguskan sebanyak 14 unit rumah toko (ruko) dan kios milik pedagang di kawasan pasar Pelabuhan Hitu, Negeri Hitulama, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, mengakibatkan kerugian yang dialami ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Kami belum bisa pastikan berapa. Tapi sementara ini yang bisa kami prediksi, kerugian yang ditimbulkan bisa mencapai ratusan juta rupiah,” kata Kepala Polsek Leihitu Iptu Djafar Lessy kepada satumalukuID, Jumat (6/3/2020).

Ratusan juta rupiah kerugian yang ditimbulkan dalam peristiwa naas itu dikarenakan terdapat beberapa ruko yang menjual Bahan Bakar Minyak (BBM), bahan kebutuhan pokok seperti sembako dan lain sebagainya. “Jadi ada yang jual minyak eceran itu semua terbakar,” jelasnya.

Dia menyebutkan, dari data yang telah dihimpun, 14 unit ruko dan kios yang terbakar diketahui milik Haris Pellu, Umar Pellu, Ayun Pellu, Ny Saibah Pellu, Jufri Telaga, Kasum Pellu, Sahut Udri Johan, Tima Nunlehu, Tim Pellu, Salma Ruhunusa, dan Halijah Pellu.

“Kalau ruko yang menjual minyak yaitu Kenta, Ahmat Pellu, dan Ny Saibah. Jadi total semua ada sebanyak 14 unit ruko yang terbakar,” tambah Lessy saat dihubungi via selulernya.

Untuk diketahui, 14 unit ruko dan kios milik pedagang di pasar Pelabuhan Hitu, Negeri Hitulama, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, ludes terbakar, Jumat (6/3/2020).

Hingga siang ini, penyebab kebakaran yang terjadi sekira pukul 04.30 WIT sampai dengan pukul 08.30 WIT tersebut, belum diketahui pasti.

Insiden itu diketahui pertama kali oleh Hamading Pellu sekitar pukul 04.30 WIT. Saat itu ia beserta tiga rekannya sedang memancing ikan di atas dermaga pelabuhan Hitu. Melihat titik api yang berasal dari ruko milik Sahud Udri Johan, Hamading bersama sejumlah rekan berupaya memadamkan api.

Upaya mereka memadamkan api sia-sia hingga akhirnya berteriak meminta bantuan warga setempat. Masyarakat pun kesulitan memandamkan api menggunakan peralatan seadanya seperti ember dan kantong pelastik.

Beruntung sekira pukul 07.00 WIT, 3 unit pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Ambon yang di kawal satu regu PRC tiba di TKP dan bersama warga melakulan pemadaman. Api berhasil dijinakan sekira pukul 08.00 WIT.

Kebakaran tersebut juga menyebabkan Jafar Sidik Ruhunusa (43) dan Abdurrahman Waulath (43) mengalami luka bakar. Jafar menderita luka bakar pada kaki kiri. Sementara Abdurrahman di kaki dan tangannya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!