Sekilas Info

RSUP DR JOHANIS LEIMENA

Pembangunan RSUP Dr Johanis Leimena Rampung, Saat Ini Masuk Tahapan Pemeliharaan selama 6 Bulan

Maket-RSUP-Johanis-Leimena

satumalukuID - Pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Johanis Leimena di Wailela, kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon saat ini telah rampung.

"Pembangunan pengerjaan akhir telah rampung pada akhir Februari 2020, dan sesuai kontrak saat ini masuk tahapan pemeliharaan selama enam bulan," kata  Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan RSUP Johanis Leimena, Rivai Notanubun, di Ambon, Kamis (5/3/2020).

Pengerjaan akhir antara lain berupa pemasangan interior lantai, plafon, instalasi lainnya dari lantai satu hingga delapan dan perapihan lahan.

"Kami saat ini sedang melakukan pembersihan untuk pengerjaan sistem terpasang yang merupakan kewenangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes)," ujar Rivai.

Dia mengakui Kemenkes juga mengirimkan tim teknis rumah sakit vertikal untuk nantinya melakukan simulasi peralatan dan gedung.

"Jadi dilakukan uji coba sistem terpasang dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Dinas PUPR Maluku mem11fasilitasinya," kata Rivai.

Menurut dia, setelah pengerjaan akhir RSUP Johanis Leimena, maka diserahkan ke Kemenkes yang bertanggung jawab untuk pengadaan peralatan dan sumber daya manusia(SDM) untuk pengoperasian, menyusul Menteri Kesehatan (Menkes), Nila Djuwita F Moeloek, telah meresmikannya di Ambon pada 16 Oktober 2019.

"Pastinya patur bersyukur karena guncangan gempa magnitudo 6,5 pada 26 September 2019 tidak berdampak terhadap konstruksi gedung RSUP Johanis Leimena," tandas Rivai.

Disinggung listrik, dia menjelaskan, telah rampung pemasangan jaringan instalasi listrik dari PT. PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara berkapasitas 4.500 KVA.

"Kami pun telah memasang tiga unit genset masing - masing 1.500 KVA sehingga terjamin energi listrik bila terjad gangguan dari PT. PLN (Persero) Maluku dan Malut," katanya.

RSUP Johanis Leimena memiliki 200 tempat tidur dengan kelas 3, kelas 2, kelas 1 dan VVIP.

Sebelumnya, Menkes Nila Djuwita F Moeloek saat meresmikan RSUP Johannes Leimena memastikan rumah sakit ini diakui secara nasional.

"Bagaimana tentunya merekrut SDM yang kompeten, sarana prasarana  kesehatan yang handal, termasuk menyiapkan standar pelayanan yang baik kepada pasien,"ujarnya.

RSUP  Johanis Leimena merupakan rumah sakit umum pusat di daerah yang ke-34, dan akan menjadi rumah sakit rujukan tertinggi di Maluku.

Rumah sakit ini dibangun di atas lahan seluas 36.000 meter persegi dengan total anggaran mencapai Rp 214 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (ABPN).

Pemerintah pusat juga membangun dua rumah sakit lainnya di wilayah Indonesia Timur, antara lain, RSUP di Wamena, Papua Barat, dan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penulis: Alex Sariwating
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!