Sekilas Info

KASUS BUNUH DIRI

Diduga Stres Diputusin Pacar, Mahasiswa Unpatti Ambon Tewas Gantung Diri dalam Kamar Kos

Foto: satumalukuID/Humas Polresta Ambon Petugas Damkar dan warga sekitar mengevakuasi korban dari atas pohon mangga.

satumalukuID- Mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, BA alias Abas, ditemukan tewas gantung diri dalam kamar kos-kosannya, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Rabu (4/3/2020) sekira pukul 23.50 WIT.

Pemuda 23 tahun ini nekat mengakhiri hidupnya menggunakan tali nilon setelah diduga mengalami depresi berat. Mahasiswa Fakultas Matematika ini diduga stres diputusin kekasihnya.

Abas terlihat gantung diri pertama kali oleh Marvin Toisutta melalui jendela kamar kos tersebut. Kala itu, dia datang bersama Yisai Masbaitubun, teman sekos dengan korban.

"Saat berada di depan pintu kamar, saksi Marvin buka kain horden jendela. Dia lalu berteriak "Abas gantung diri"," ungkap sumber kepada satumalukuID, Kamis (5/3/2020).

Mendengar teriakan Marvin, Yisai kemudian memasukan tangan melalui salah satu jendela untuk membuka grendel pintu dari dalam. Berhasil membuka pintu, Yisai meminta Vigor, tetangga kosnya untuk mengambil pisau.

"Tali nilon yang diikat korban dari lubang ventilasi kamar kemudian diputuskan," tambah sumber.

Setelah tali nilon berwarna biru berhasil diputus, Yisai bersama sejumlah rekannya, membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku di Tantui untuk mendapatkan penanganan medis.

"Namun sesampainya di Rumah Sakit Bhayangkara korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," tambah sumber yang enggan menggunakan identitasnya tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima satumalukuID, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya setelah diputusin pacarnya. Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Teluk Ambon Ipda Hariazie saat dikonfirmasi satumalukuID.

"Iya benar," kat Hariazie singkat membalas pesan satumalukuID melalui aplikasi whatsaap-nya.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!