Sekilas Info

UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER

Pasokan Listrik Akhirnya Terjamin, Proses UNBK pada 9 Sekolah di Pulau Kisar MBD Dipastikan Lancar

Foto: satumalukuID/Embong Salampessy Ilustrasi peserta Ujian Nasional.

satumalukuID - Setelah diberitakan satumalukuID dan beberapa media di Ambon, serta disuarakan melalui sosial media, pada Minggu malam (1/3/2020), soal kekuatiran bakal terancamnya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada sembilan (9) sekolah di Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), akibat pasokan listrik dihentikan pihak PLN setempat, akhirnya direspon dengan baik.

"Terima kasih bantuannya satumalukuID. Lampu PLN di Pulau Kisar sudah menyala 1 jam lalu (sekitar pukul 11.00 WIT)," ujar pemerhati pendidikan MBD, Samuel Jonathan Hooru, lewat pesan Whatsapp yang diterima satumalukuID, Senin (2/3/2020), pukul 12.09 WIT.

Samuel menyebutkan, setelah informasi terancamnya proses UNBK karena pembatasan pasokan listrik dari PLN Wonreli di Kisar, gara-gara stok Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menipis itu dia sampaikan, dan dipublikasi di satumalukuID serta beberapa media lainnya di Ambon, informasinya sampai juga ke telinga Bupati MBD Benyamin Thomas Noach.

"Saya tidak tahu bagaimana prosesnya. Tapi mungkin Pak Bupati sudah koordinasi dengan PLN. Jadi mungkin saja diatur untuk rubah jam pemadaman, supaya stok BBM yang ada bisa melayani siang hari untuk mendukung UNBK," ujar Samuel, yang pernah menjabat Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Pulau-pulau Terselatan atau sekarang sudah berubah nama sesuai nomenklatur baru sebagai SMA Negeri 7 MBD ini.

Sebelumnya, pada Surat Pemberitahuan Pemadaman Listrik dari pihak PLN Wonreli Pulau Kisar tertanggal 28 Februari 2020, yang ditandatangani Plt. Kantor Pelayanan Wonreli, Michael A. Pentury, disebutkan bahwa pemadaman dimulai Sabtu (29/2/2020), pukul 08.00 - 18.00 WIT, hingga waktu yang belum ditentukan.

"Alasan utamanya karena keterlambatan pasokan BBM akibat pengaruh cuaca buruk," terang Samuel, mengutip isi surat tersebut.

Syukurlah kekuatiran Samuel dan para guru maupun siswa pada sembilan sekolah di Pulau Kisar yang tahun ini menyelenggarakan UNBK antara lain, SMP Negeri 1 Pulau-pulau Terselatan, SMP Kristen 2 Pulau-pulau Terselatan, SMP Negeri 4 Pulau-pulau Terselatan, SMP Negeri 6 Pulau-pulau Terselatan, SMP Negeri 8 Pulau-pulau Terselatan, SMK Negeri 1 MBD, SMK Negeri 2 MBD, dan SMA Negeri 4 MBD serta SMA Negeri 7 MBD ini, tak berlangsung lama.

Pasokan listrik dijamin akan mendukung proses dan jadwal pentahapan UNBK tahun ajaran 2019/2020 pada sekolah jenjang SMP, SMA/SMK di Pulau Kisar.

"Baru saja saya juga dapat info dari staf PLN Wonreli, bahwa General Manager PLN di pusat juga sudah memerintahkan agar listrik tetap nyala siang hari untuk dukung UNBK. Pemadamannya mungkin diganti ke malam hari," ungkap Samuel.

Dia juga mengklarifikasi info dari staf PLN terkait hasil pengecekan tim PLN Wonreli Kisar, bahwa tidak semua sekolah yang disebutkan (9 sekolah) menggelar UNBK hari ini.

"Tadi saya jelaskan bahwa memang tidak semua sekolah menggelar UNBK hari ini. Sebab mulai hari ini, itu baru dimulai simulasi," terangnya.

Menurut Sanuel, hari ini, Senin (2/3/2020), baru tahap simulasi untuk tingkat SMP. Minggu depan tahap simulasi untuk SMK. Lalu dua (2) minggu lagi simulasi untuk SMA.

Sedangkan untuk UNBK-nya, lanjut Samuel, untuk SMK akan digelar pada minggu ke-3 bulan Maret, serta untuk SMA minggu ke-4 dan SMP di minggu pertama bulan April.

Menyinggung adanya kebijakan cepat dari pihak terkait terhadap persoalan listrik ini, dinilai Samuel, sangat menjamin terselenggaranya kegiatan UNBK, sebagai suatu agenda nasional di bidang pendidikan khususnya di Pulau Kisar.

"Kepada Pak Bupati, pihak PLN dan semua pihak yang peduli dengan pendidikan di Pulau Kisar mau pun pada daerah lainnya di MBD, sebagai beranda depan NKRI ini, kami ucapkan terima kasih," tutup Samuel yang dikenal juga sebagai aktivis Gerakan Kisar Cerdas ini.

Baca Juga

error: Content is protected !!