Sekilas Info

INVESTASI

Nilai Realisasi dari Investasi di Maluku Paling Rendah se-Indonesia, Sekda: Minat Investor Kurang

Foto: satumalukuID/Istimewa Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang.

satumalukuID - Sekretaris Daerah (Sekda) Kasrul Selang mengatakan, potensi Sumber Daya Alam (SDA) Maluku pada sektor perikanan, perkebunan, pariwisata, pertambangan dan sektor lainnya cukup besar.

"Namun di sisi lain, minat investor untuk berinvestasi di Maluku masih saja rendah. Tahun 2019 terdapat 39 proyek. Nilai realisasi investasinya sebesar Rp.778,340,100,000 atau Rp.778,3 Milyar. Proyek ini terdiri dari 16 investasi Penanaman Modal Asing (PMA) senilai Rp.495,1 Miliar dan 24 investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 283,1 Miliar," ujar Kasrul.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasul, saat membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Penanaman Modal dan PTSP, di Kota Ambon, Kamis (27/2/2020).

Berdasarkan kondisi yang dia paparkan itu, menurut Kasrul, nilai realisasi dari investasi ini menduduki posisi terakhir dari 34 provinsi se-Indonesia. Sekaligus di bawah target yang ditetapkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI sebesar Rp 7,61 Triliun.

Kasrul menyebutkan, untuk meningkatkan penanaman modal, ada berapa kebijakan yang perlu dilakukan. Yakni menciptakan iklim investasi, memberikan pelayanan one stop service, penyediaan infrastruktur, peningkatan profesional Aparat Sipil Negara (ASN) perihal perizinan, termasuk meningkatkan pengawasan.

Dia berharap rapat forum ini dapat melahirkan konsep, ide dan gagasan kontekstual sesuai tujuan rapat ini, agar target investasi senilai Rp 5,16 Triliun di tahun 2020 dapat tercapai.

"Bila tercapai, maka pertumbuhan ekonomi meningkat, angka kemiskinan turun dan ada penyerapan tenaga kerja di Maluku," tandasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!