Sekilas Info

KASUS PERKOSAAN

Pencabulan Terjadi Lagi di Buru, Bocah 7 Tahun Diperkosa Ditemukan Selamat tapi Bersimbah Darah

satumalukuID - Baru saja aksi pencabulan menimpa seorang siswi SMA di Namlea, Pulau Buru, pada Jumat (7/2/2020) lalu. Hari ini, Jumat (21/2/2020), kembali perbuatan asusila menimpa bocah perempuan berinisial CA. Dia ditemukan bersimbah darah pada bagian selangkangan kakinya, sekira pukul 10.00 WIT.

Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur itu, kini telah ditangani aparat Polres Pulau Buru. Pelaku bejat tak dikenal itu kini sedang dalam pengejaran.

Informasi yang dihimpun satumalukuID menyebutkan, kasus ini diketahui polisi setelah dilaporkan Lutfi, anggota Satpol PP, warga Dusun Rawamangun, Desa Waenetat Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru.

Lelaki 37 tahun ini mendatangi SPKT Polsek Waeapo, Polres Pulau Buru. Dia menyebutkan bahwa korban diperkosa di Desa Metar Kecamatan Lolong Guba, Buru.

Dari keterangan pelapor disebutkan bahwa siswi SD kelas 1 ini diperkosa saat sedang membuang sampah dari atas jembatan, tak jauh dari rumahnya.

Saat membuang sampah di jembatan, dia bertemu seorang lelaki tak dikenal. Pria bejat itu juga diakui menutup wajah. Laki-laki biadab tersebut lalu menarik paksa tangan korban.

"Pelaku menggunakan masker penutup wajah kemudian menarik tangan korban dan diajak ke arah rumah saudara Matina Behuku (rumah kosong tidak dihuni)," kata sumber, Jumat malam ini.

Di rumah itu, mulut korban ditutup dan langsung dicabuli serta diperkosa. "Setelah melakukan aksinya tersebut pelaku kemudian meninggalkan korban di TKP," kata sumber yang enggan menggunakan identitasnya.

Kasat Reskrim Polres Pulau Buru AKP. Uspril, mengaku telah membentuk tim yang dikerahkan di kawasan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kejadian itu ada. Tim sudah dikerahkan ke Waeapo. Pelaku sementara masih dikejar," kata Uspril kepada satumalukuID, malam ini.

Penulis: Ian Toisutta
Editor:Embong

Baca Juga

error: Content is protected !!