Sekilas Info

COMMAND CENTER

Kawasan Kudamati, Batu Gantung, Wainitu dan Sejumlah Lokasi di Ambon Dipantau Kamera Pengintai

Foto: ANTARA/Abdul Fatah Ilustrasi - Gedung Direktorat Lalulintas Polda Maluku Utara juga telah didirikan Gedung RTMC yang berfungsi sebagai Pusat Komunikasi dan Informasi khusus di bidang Lalulintas. Sampai saat ini sudah terpasang 30 CCTV yang tersebar di seputaran Kota Ternate.

satumalukuID – Aparat Polda Maluku bersama Polres Pulau Ambon sudah memasang puluhan kamera pemantau atau kamera pengintai/ CCTV untuk kepentingan Command Center.

Sejumlah lokasi yang rawan terjadi keributan warga seperti kawasan Kudamati, Batu Gantung, atau Wainitu juga sudah terpasang CCTV tersebut.

"Pemasangan kamera pengintai ini disebut program 'command center' dan sekarang masih dalam proses uji coba," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat di Ambon, Selasa (19/2/2020).

Menurut dia, maksud dan tujuan dipasangnya puluhan kamera pengintai ini guna membantu memperlancar tugas-tugas Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpelihara dan kondusif.

"Sistem pemantauannya berlangsung selama 24 jam dan selain di tempat-tempat keramaian yang rawan terjadi perkelahian warga, kamera pengintainya juga terpasang di berbagai sudut kota dan ruas jalan utama," jelas Kabid Humas.

Saat ini, sudah lebih dari 49 kamera pengintai yang telah dipasang polisi pada berbagai titik keramaian yang rawan terjadi keributan warga, seperti kawasan Kudamati, Batu Gantung, atau Wainitu dan sekitarnya di Kecamatan Nusaniwe hingga berbagai lokasi lainnya di Kecamatan Sirimau (Kota Ambon).

Kejahatan yang muncul di masyarakat bukan saja perkelahian warga tetapi juga ada pelanggaran pidana lain, seperti aksi pencurian kendaraan bermotor hingga pelanggaran lalu lintas di jalan raya.

Sehingga seluruh aktivitas masyarakat tentunya akan terpantau lewat pemasangan kamera pengintai, namun tujuannya bukan untuk mengawasi gerak-gerik warga tetapi demi menjaga serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Penulis: Daniel Leonard
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!